Bersama Diskominfo Sudoajo Para Pelajar Dan Pelaku UMKM Belajar AI

Terasistana.id, Jakarta

Sidoarjo,

29 Juni 2026

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan membuka peluang baru untuk berkarya, berinovasi, dan meningkatkan produktivitas. Termasuk bagi pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum.

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap keterampilan digital, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo menggelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI).

Pelatihan bertajuk “Mastering AI: Jadi Content Creator, Marketer, dan Public Speaker Andal di
Era Digital” itu digelar di Youth Center Sidoarjo, Senin (29/6/2026).

Pelatihan yang diselenggarakan secara gratis tersebut diikuti 100 peserta dari berbagai
kalangan, mulai masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga pelaku UMKM yang mendaftar
secara terbuka.

Selama sehari penuh, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan AI untuk
membuat konten digital, mengembangkan strategi pemasaran, serta meningkatkan kemampuan komunikasi publik.

Mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo, Sekretaris Dinas
Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo, Choirul Anam, S.STP., M.HP., membuka
kegiatan sekaligus mengajak masyarakat memandang Artificial Intelligence sebagai peluang
untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era transformasi digital.

Menurutnya, AI telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat perlu
terus meningkatkan kemampuan agar tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi.

“Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan mengubah cara kita bekerja, tetapi apakah kita siap
beradaptasi dan memanfaatkannya untuk menjadi lebih produktif. Karena pada akhirnya, yang akan unggul adalah mereka yang paling cepat belajar dan mampu beradaptasi dengan perubahan,” katanya.

Choirul Anam menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen memperkuat literasi digital masyarakat melalui berbagai program yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurutnya, AI harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat kreativitas, produktivitas, inovasi, dan daya saing masyarakat.

“Jadikan AI sebagai alat untuk memperkuat kreativitas, meningkatkan produktivitas,
mempercepat inovasi, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat. Jangan sampai teknologi
ini dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks, disinformasi, ataupun konten yang merugikan
orang lain,” pesannya.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo
Kabupaten Sidoarjo, Anita Inggit Zaenuris Shofa, S.STP., M.AP., menjelaskan bahwa pelatihan
tersebut merupakan jawaban atas tingginya antusiasme masyarakat yang ingin mempelajari
pemanfaatan Artificial Intelligence secara praktis.

Menurut Inggit, dalam beberapa bulan terakhir Diskominfo menerima banyak aspirasi dari
pelaku UMKM, generasi muda, komunitas kreatif, mahasiswa, hingga pegiat media sosial yang
ingin memahami AI untuk mendukung aktivitas belajar, bekerja, maupun mengembangkan
usaha.

“Masyarakat Sidoarjo tidak ingin hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi memiliki
semangat untuk belajar, beradaptasi, dan mampu memanfaatkan Artificial Intelligence
sebagai instrumen peningkatan produktivitas, kreativitas, serta daya saing di era digital,”
ujarnya saat menyampaikan laporan kegiatan.

Inggit mengatakan pelatihan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep AI,
tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung dalam berbagai aktivitas.

“Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk belajar
AI secara gratis bersama para praktisi. Harapannya, peserta tidak hanya memahami teknologi
Artificial Intelligence, tetapi mampu menggunakannya untuk meningkatkan kreativitas,
produktivitas, mengembangkan usaha, serta menciptakan peluang baru di era digital,”
tuturnya.

Ia menambahkan, Diskominfo Kabupaten Sidoarjo akan terus menghadirkan program-
program literasi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat agar semakin banyak
warga yang siap menghadapi transformasi digital.

Pelatihan menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman di bidang komunikasi
digital dan pemanfaatan AI, yakni Muhammad Iffan, Founder Info Darjo, Farikha Rachmawati,
M.I.Kom., Certified Trainer TikTok Indonesia sekaligus Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran
Jawa Timur, serta Yuris Sabrina, CPS, Certified BNSP Public Speaker, MC, dan fasilitator.
Ketiganya membagikan pengalaman sekaligus praktik penggunaan AI untuk menghasilkan
konten kreatif, menyusun strategi digital marketing, hingga meningkatkan kemampuan public
speaking.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka aktif berdiskusi, mencoba berbagai platform AI, serta mempraktikkan penyusunan prompt untuk menghasilkan konten digital yang lebih efektif.

Bagi pelaku UMKM, AI menjadi peluang untuk memperkuat promosi usaha. Sementara bagi
pelajar dan mahasiswa, teknologi ini dapat dimanfaatkan sebagai pendukung proses belajar,
riset, dan pengembangan kreativitas.

Melalui pelatihan gratis ini, Diskominfo Kabupaten Sidoarjo berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi content creator, digital marketer, dan komunikator yang kreatif, produktif, serta bertanggung jawab.

Dengan meningkatnya literasi digital masyarakat, Kabupaten Sidoarjo diharapkan semakin
siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di era transformasi digital.

TW – Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *