Terasistana.id, Jakarta
Bandung,
07/10/2026.
Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono,S.E.,M.M., menekankan pentingnya interoperabilitas dan kesepahaman antarmatra dalam menghadapi dinamika operasi modern yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Kasau saat memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVIII Seskoad Tahun Ajaran 2026 di Gedung Gatot Soebroto Seskoad,Bandung,Jawa Barat,pada Selasa (06/10/2026).
Kuliah umum bertema “Implementasi Doktrin TNI Angkatan Udara dalam Mewujudkan Strategi Pertahanan Negara ‘Defensif Aktif’ guna Mendukung Terwujudnya Stabilitas Pertahanan dan Keamanan Negara” tersebut diikuti 321 Pasis dari TNI AD, TNI AL,TNI AU,dan Polri.
Kasau menjelaskan,keberhasilan operasi gabungan tidak hanya ditentukan kemampuan masing-masing matra,tetapi juga keterpaduan kekuatan,sinkronisasi komunikasi,dan kesamaan pemahaman taktis. “Di sinilah letak pentingnya interoperabilitas yang harus terus kita latih bersama,”tegas Kasau.
Sebagai negara kepulauan,Indonesia membutuhkan ketepatan strategi, kecepatan mobilitas dan penyebaran kekuatan,serta integrasi operasional antarmatra. Kasau mendorong para Pasis membangun komunikasi dan kesepahaman dengan matra lain, sekaligus membudayakan disiplin verifikasi informasi serta terus belajar dan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan lingkungan operasi.
Kuliah umum tersebut memperluas wawasan Pasis mengenai perspektif kekuatan udara dan perannya dalam operasi gabungan,sekaligus memperkuat kesiapan calon pemimpin TNI dalam membangun sinergi dan menghadapi dinamika pertahanan yang terus berkembang.
Git-Red







