Terasistana.id, Jakarta
Jakarta Pusat —
Polsek Johar Baru menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) serta patroli kewilayahan sebagai langkah antisipasi begal, narkoba, senjata tajam (sajam), dan berbagai potensi kejahatan jalanan lainnya di wilayah hukum Polsek Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 01.10 WIB tersebut dipimpin Padal Johar 1.1 Iptu Wisnu Nusantoro P., didampingi Ipda Yogi Herdianto, dengan melibatkan 12 personel Polsek Johar Baru.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan. “Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam rawan,” ujar Reynold.

Operasi dilanjutkan dengan razia stasioner di Jalan Percetakan Negara II, Kelurahan Johar Baru, mulai pukul 01.40 hingga 02.30 WIB. Petugas melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap identitas pengendara dan kendaraan guna mengantisipasi adanya barang terlarang maupun potensi pelanggaran hukum.
Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi menegaskan, patroli dan pemeriksaan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kejahatan jalanan, termasuk curas, curat, dan curanmor (3C). “Kami terus meningkatkan kegiatan preventif dan kehadiran personel di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan perhatian, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Zakaria.

Patroli kemudian menyusuri sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Kramat Pulo Gundul, Kawi-Kawi Bawah, Kramat Jaya Baru, Percetakan Negara II, Percetakan Negara, Mardani, Pangkalan Asem, Letjen Suprapto, hingga Tanah Tinggi IV.
Hingga pukul 02.50 WIB, kegiatan Operasi Cipta Kondisi dan patroli kewilayahan masih berlangsung. Situasi di wilayah hukum Polsek Johar Baru terpantau aman dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
RN











