Terasistana.id, Jakarta .
BEKASI – Pembangunan Jembatan Kali Busa di kawasan Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kabupaten Bekasi, memasuki tahap persiapan. Pengalihan arus lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama agar aktivitas warga tetap berjalan selama proyek berlangsung.
Pembahasan terkait rekayasa lalu lintas tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kelurahan Bahagia, Jumat (2/10/2026). Rapat dihadiri Lurah Bahagia beserta jajaran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Babelan, perwakilan RW 17, RW 18, RW 43 dan RW 44, serta pihak pelaksana proyek dari CV Mutiara.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah alternatif jalur bagi kendaraan roda dua maupun roda empat selama pembangunan jembatan berlangsung.
Rute Kendaraan Roda Dua
Untuk kendaraan roda dua dari arah Ciplak, jalur yang disiapkan yakni berbelok ke Gang Al Ikhlas, kemudian menuju Gang Nurul Hidayah, Gang Sejahtera 9, hingga menuju jembatan setelah tanggul Alinda.
Sementara kendaraan roda dua dari arah Kota Bekasi diarahkan melalui kawasan Grand Pondok Ungu menuju Kolam Renang Marrakash, melewati kawasan Resto Kaligung, kemudian menuju arah At Taqwa dan sejumlah jalur alternatif lainnya.
Kendaraan Roda Empat Dialihkan
Untuk kendaraan roda empat dari arah Ciplak, pengendara akan diarahkan menuju Wisma Asri hingga kawasan Teluk Pucung.
Sedangkan kendaraan roda empat dari arah Kota Bekasi akan diarahkan melalui Grand Pondok Ungu menuju Kute, kemudian menuju Grand Duta City dan keluar melalui wilayah Babelan.
Akses Warga RW 044 Jadi Perhatian
Selain rekayasa lalu lintas, akses warga RW 044 juga menjadi salah satu poin penting dalam rapat tersebut.
Pengurus RW 044 mengusulkan agar tersedia sedikitnya satu akses yang dapat dibuka selama 24 jam untuk memudahkan mobilitas warga menuju jalan utama At Taufiq. Usulan tersebut diharapkan mendapat masukan dari para ketua RT dan warga setempat.
Akses Jembatan Baboyan juga menjadi perhatian karena selama ini menjadi salah satu jalur kendaraan roda dua menuju kawasan Marrakash.
Pihak lingkungan mempertimbangkan agar akses tersebut tetap dapat digunakan selama 24 jam atau dicarikan skema lain, dengan tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan warga RW 044 selama proyek berlangsung.
Uji Coba Dimulai Senin, Penutupan Total Bertahap
Dalam hasil rapat, uji coba pengaturan lalu lintas dijadwalkan mulai Senin, 5 Oktober 2026.
Sementara itu, mulai Rabu, 7 Oktober 2026, akses jalan dari arah Kota Bekasi menuju Jalan Ujung Harapan, tepatnya di depan Roti Global, akan ditutup.
Dari arah Kabupaten Bekasi, penutupan arus direncanakan dimulai dari kawasan pertigaan Ciplak.
Pihak pelaksana juga memastikan alat berat seperti beko dan peralatan proyek lainnya akan ditempatkan di sepanjang jalan utama Ujung Harapan dan tidak masuk ke wilayah RW 044.
Ditargetkan Rampung 2,5 Bulan
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target sekitar 2,5 bulan, dengan target penyelesaian pada pekan ketiga Desember 2026.
Dengan adanya perubahan arus lalu lintas tersebut, masyarakat yang biasa melintasi kawasan Ujung Harapan diimbau mempersiapkan rute alternatif dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.
Pengaturan lalu lintas selama proyek berlangsung diharapkan tidak hanya menjaga kelancaran pekerjaan konstruksi, tetapi juga memastikan akses masyarakat, khususnya warga di lingkungan sekitar proyek, tetap terjaga.
Publik kini menanti pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut di lapangan, termasuk bagaimana akses warga RW 044 dapat tetap terlayani selama pembangunan berlangsung.
Catatan hasil rapat ini juga masih menunggu masukan dari Pak Tahardi dan Mas Anto yang turut hadir dalam pertemuan, sebagai bagian dari kelengkapan informasi mengenai pelaksanaan pengalihan arus selama proyek pembangunan Jembatan Kali Busa Ujung Harapan.
(drt)











