Terasistana // BANDUNG . Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi pengingat penting bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat bersama PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Barat memperkuat sinergi dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Jawa Barat.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Reydian Kokrosono, S.I.K., M.H., mengatakan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Polisi Lalu Lintas terus melakukan berbagai transformasi agar pelayanan di lapangan semakin presisi, humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Di usia ke-71 ini, Polisi Lalu Lintas terus bertransformasi menuju institusi yang presisi, humanis dan responsif. Berbagai inovasi pelayanan terus ditingkatkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta membangun budaya berkendara yang aman,” demikian disampaikan dalam momentum peringatan tersebut.
Sinergi tersebut juga mendapat dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Barat, Tamrin Silalahi, ST., M.Si., AAAIK.
Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program Ditlantas Polda Jabar, baik dalam upaya pencegahan kecelakaan maupun memberikan pelayanan dan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Kolaborasi kedua instansi dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sistem keselamatan lalu lintas yang tidak hanya berorientasi pada penanganan setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga mendorong langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang jatuh pada 22 September 2026 pun menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Jawa Barat untuk semakin sadar bahwa disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan bersama.
Masyarakat diajak untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan dengan mematuhi aturan, mengutamakan keselamatan, serta membangun budaya berkendara yang tertib dan bertanggung jawab.
Sebab, keselamatan lalu lintas bukan sekadar soal mematuhi aturan, tetapi juga tentang bagaimana setiap pengguna jalan ikut menjaga keselamatan dirinya sendiri dan orang lain.
“Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri.”
(drt)










