Terasistana.id, Jakarta
Surabaya,
20/08/2026.
Korps Marinir TNI Angkatan Laut bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores,Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 217 personel Marinir dari Pasmar 2 Surabaya dikerahkan dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal),membawa kekuatan Zeni, kesehatan,peralatan pendukung, hingga bantuan sosial untuk memperkuat penanganan dan pemulihan pascabencana.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu,15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB. Gempa berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay,Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
Merespons kondisi tersebut,Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E.,M.M.,M.Tr.Opsla.,CHRMP.,CRMP., segera mengerahkan pasukan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak.
Sebanyak 217 personel tersebut diperkuat unsur kesehatan,Zeni Konstruksi,kesehatan lapangan, dukungan lapangan,angkutan, komunikasi,serta unsur pendukung lainnya. Kehadiran pasukan Zeni Konstruksi Marinir dipersiapkan untuk membantu penanganan dan pemulihan sarana maupun prasarana yang terdampak,sementara personel kesehatan disiapkan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat.
Tak hanya membawa personel,Korps Marinir turut mengerahkan berbagai peralatan untuk mendukung operasi kemanusiaan. Di antaranya satu unit dozer dan satu excavator,serta dump truck,truk angkut,ambulans,kendaraan operasional, perlengkapan Durlap dan Keslap,toolkit tukang,velbed,tenda, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Bersamaan dengan pengerahan pasukan,Korps Marinir juga membawa sekitar 3 ton bantuan sosial. Bantuan tersebut terdiri atas sekitar 2 ton bahan pangan pokok serta lebih dari 1.450 koli dan ratusan dus kebutuhan vital,meliputi beras,makanan siap saji, mi instan,air mineral,perlengkapan dapur,hingga kebutuhan khusus ibu dan bayi seperti bubur bayi,minyak telon,popok dan pembalut.
Git-Red.






