Terasistana.ir, Jakarta
Jakarta,
07/08/2026.
Sebanyak 17,5 ton gabah berhasil dipanen Lanud Halim Perdanakusuma dari Lahan Edukasi Ketahanan Pangan seluas 5,5 hektare. Panen tersebut menjadi wujud kontribusi TNI AU dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Hasil panen selanjutnya dimanfaatkan untuk penyediaan bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG),pada Selasa (04/08/2026).
Dalam keterangan tertulisnya yang di terima dari Dinas Penerangan TNI AU pada Jum’at (07/08/2026). Lahan Lanud Halim Perdanakusuma dikembangkan sebagai Zona Hijau terpadu yang menggabungkan pertanian modern, pemberdayaan kelompok tani perkotaan, edukasi pertanian, serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Kawasan tersebut diharapkan menjadi model pengembangan ketahanan pangan perkotaan yang produktif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman,S.T.,M.M.,menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya,pengelolaan lahan produktif dan sinergi dengan para pemangku kepentingan menjadi langkah nyata Lanud Halim Perdanakusuma dalam mendukung program strategis pemerintah.
Pengembangan ekosistem ketahanan pangan terpadu ini menunjukkan peran TNI Angkatan Udara yang tidak hanya menjaga kedaulatan udara,tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Git-Red.











