TNI Pastikan Jenazah Korban Kekerasan Berhasil Dievakuasi kepada Keluarga, Operasi Kemanusiaan di Yahukimo Terus Berlanjut

Terasistana.id, Jakarta

 

*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Yahukimo, Papua Pegunungan)*

Tim evakuasi dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir yang tergabung dalam Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah korban pembunuhan di wilayah Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Kamis (23/7). Keberhasilan ini menjadi wujud komitmen TNI dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban melalui pelaksanaan misi kemanusiaan di tengah medan yang berat dan situasi keamanan yang masih rawan.

Operasi evakuasi dilaksanakan secara hati-hati dengan mempertimbangkan medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, debit sungai yang tinggi, serta potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi. Dalam pelaksanaannya, tim evakuasi dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir sempat mendapat gangguan dari kelompok bersenjata. Namun, seluruh personel tetap mengedepankan profesionalisme, disiplin, dan mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

Panglima Koops TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, menjelaskan bahwa setelah situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman, proses evakuasi kembali dilanjutkan hingga dua jenazah berhasil dibawa ke RSUD Dekai untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, satu korban lainnya, seorang perempuan dari Suku Unaukam, masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan tetap memperhatikan faktor keamanan personel dan kondisi medan.

Panglima Korps Marinir, Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir atas dedikasi, keberanian, dan profesionalisme dalam melaksanakan misi kemanusiaan di daerah dengan tingkat ancaman yang tinggi.

Panglima Korps Marinir juga menekankan agar seluruh prajurit senantiasa meningkatkan kewaspadaan, disiplin, serta memedomani prosedur tetap dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, keberhasilan operasi harus selalu diiringi dengan komitmen untuk mengutamakan keselamatan personel tanpa mengurangi efektivitas pelaksanaan tugas.

NP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *