Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
03/06/2026.
PT Roda Rollen Indonesia turut meramaikan ajang International Industrial Week Indonesia 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran,Jakarta,pada Rabu (03/06/2026). Kehadiran perusahaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai solusi material handling dan peralatan pendukung industri kepada pelaku usaha nasional maupun internasional.
Direktur PT Roda Rollen Indonesia, Rudy Leonard,mengatakan bahwa pameran industri menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus memperkenalkan teknologi dan produk terbaru yang dapat mendukung efisiensi operasional di sektor manufaktur,pergudangan,logistik,dan distribusi.
Menurut Rudy,kebutuhan dunia industri terhadap sistem material handling yang andal terus meningkat seiring pertumbuhan sektor manufaktur dan logistik di Indonesia.
Karena itu,perusahaan berkomitmen menghadirkan produk berkualitas yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional.
“Pameran ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bertemu langsung dengan para pelaku industri, memahami kebutuhan mereka, dan menawarkan solusi yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini,”ujarnya di sela kegiatan pameran.
PT Roda Rollen Indonesia dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan berbagai komponen dan sistem material handling, termasuk roda industri, roller conveyor, caster wheel, serta berbagai perlengkapan pendukung perpindahan barang yang digunakan di sektor industri dan pergudangan.
Melalui partisipasinya dalam International Industrial Week Indonesia 2026,perusahaan berharap dapat memperluas pasar sekaligus mendukung transformasi industri nasional menuju sistem operasional yang lebih modern dan efisien.
Selain menjadi ajang promosi produk, pameran ini juga dimanfaatkan untuk menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pelaku industri, distributor, serta calon pelanggan dari berbagai sektor usaha.
Rudy menilai bahwa prospek industri manufaktur dan logistik Indonesia masih cukup menjanjikan meskipun dunia usaha saat ini menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.
Menurutnya,kebutuhan akan efisiensi dan otomatisasi justru mendorong perusahaan untuk terus berinvestasi dalam teknologi dan peralatan industri yang lebih modern. “Kami optimistis sektor industri Indonesia akan terus berkembang. Karena itu,inovasi dan peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama perusahaan agar dapat terus memberikan nilai tambah bagi pelanggan,”katanya.
Melalui keikutsertaan pada pameran ini,PT Roda Rollen Indonesia berharap dapat semakin dikenal oleh pelaku industri serta berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan sektor manufaktur,logistik,dan pergudangan di Indonesia.
Red.










![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)

