Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
04/06/2026.
Panglima Korps Marinir (Pangkormar) TNI Angkatan Laut,Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E.,M.M.,M.Tr.Opsla.,CHRMP., CRMP.
menegaskan Ulama dan TNI memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ulama dan TNI bersama-sama menjaga persatuan,keduanya merupakan pilar penjaga keutuhan NKRI,”ujar Endi Supardi saat menerima audiensi Forum Dai dan Mubalig Azhari Indonesia (FORDAMAI) di Jakarta,pada Rabu (03/06/2026).
Menurut Pangkormar,bangsa yang kuat tidak hanya ditopang oleh kemampuan pertahanan yang tangguh, tetapi juga oleh kekuatan moral, akhlak,dan karakter masyarakat. Karena itu,sinergi antara ulama dan prajurit perlu terus diperkuat dalam berbagai bidang pengabdian kepada bangsa.
Dalam pertemuan tersebut,Korps Marinir dan FORDAMAI membahas peluang kerja sama dalam bidang dakwah kebangsaan,pembinaan masyarakat,penguatan wawasan kebangsaan,pendidikan karakter,serta pembinaan moral dan spiritual.
Pangkormar mengatakan,kedekatan antara TNI dan tokoh agama memiliki arti penting dalam memperkuat kohesi sosial serta menanamkan nilai-nilai persatuan,disiplin,pengabdian,dan cinta tanah air di tengah masyarakat.
Salah satu gagasan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan program “Marinir Berdakwah”,yakni kolaborasi antara prajurit dan dai dalam berbagai kegiatan sosial,pendidikan,dan pembinaan masyarakat.
Ketua Umum FORDAMAI KH Dr Fahmi Salim menyambut baik komitmen tersebut. Menurutnya,dai dan prajurit sejatinya memiliki misi yang sama dalam mengabdi kepada bangsa dan menjaga persatuan umat. “Para dai menjaga ketahanan moral dan spiritual masyarakat,sementara TNI menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Ketika keduanya bersinergi, insya Allah akan lahir kekuatan besar untuk membangun Indonesia yang religius,kuat,damai,dan bermartabat,” kata Fahmi.
Fahmi menjelaskan FORDAMAI siap berkontribusi dalam berbagai program yang memperkuat karakter bangsa, termasuk pelatihan komunikasi publik, retorika,kepemimpinan,dan dakwah bagi personel Korps Marinir. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat peran prajurit sebagai teladan di tengah masyarakat sekaligus penyampai pesan-pesan kebangsaan yang menyejukkan.
FORDAMAI merupakan wadah silaturahmi dan kolaborasi para dai, mubalig,alumni,serta mahasiswa Al- Azhar Mesir yang bergerak di bidang dakwah,pendidikan,sosial,dan pemberdayaan masyarakat. Melalui sinergi dengan Korps Marinir, organisasi tersebut berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat persatuan bangsa,moderasi beragama,dan ketahanan nasional.
Git-Red.






