KAS KORMAR HADIRI UJI FUNGSI PERANGKAT KESELAMATAN TERJUN PAYUNG MILITER AAD TA 2026

Terasistana.id, Jakarta

 

*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Sidoarjo)*.

Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayjen TNI (Mar) Suherlan menghadiri kegiatan Uji Fungsi Pengadaan Change Able Mode Military Automatic Activation Device (AAD) Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Hanggar Helikopter Skuadron 400 Lanudal Juanda, Sidoarjo, Senin (11/05/2026).

Change Able Mode Military Automatic Activation Device (AAD) merupakan perangkat keselamatan otomatis yang digunakan dalam operasi penerjunan militer. Alat ini berfungsi mengaktifkan cadangan parasut secara otomatis pada ketinggian tertentu apabila penerjun mengalami kegagalan membuka parasut utama atau berada dalam kondisi darurat. Sistem AAD tipe militer dirancang dengan tingkat akurasi dan keamanan tinggi untuk mendukung keselamatan prajurit dalam pelaksanaan tugas operasi maupun latihan penerjunan.

Dalam kegiatan tersebut, Kas Kormar didampingi Dankolatmar Brigjen TNI (Mar) Agus Dwi Laksana Putra, Dankodikmar Brigjen TNI (Mar) I Made Sukada, Waaslog Pangkormar Kolonel Marinir Imron Safe’i, Kadismat Kormar Kolonel Marinir Tommy Dwijanto, CTMP., CRMP., Aslog Danpasmar 2 Kolonel Marinir Jaka Sulistiana Putra, serta Dandenipam 2 Marinir Kolonel Marinir Mohammad Abdilah, M.Tr.Opsla.

Mayjen TNI (Mar) Suherlan dan rombongan mengikuti rangkaian kegiatan Uji fungsi diawali registrasi peserta, pembukaan MC, sambutan Kepala Dinas Perbekalan TNI AL (Kadisbekal) Laksma TNI Dr. Hery Setiyo Nugroho, S.E., M.A.P., CHRMP, paparan, doa, pelaksanaan uji fungsi dan evaluasi.

Kadisbekal dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap material pengadaan wajib melalui tahapan uji fungsi untuk memastikan kesesuaian spesifikasi teknis dan kelaikan operasional di lapangan. Laksma TNI Dr. Hery Setiyo Nugroho, S.E., M.A.P., CHRMP juga menekankan pentingnya evaluasi dan masukan dari seluruh pihak sebagai bahan penyempurnaan pengadaan material pertahanan di masa mendatang.

Pelaksanaan uji fungsi ini merupakan bagian dari tahapan pengadaan alutsista guna memastikan kualitas, keandalan, dan kesiapan operasional perangkat AAD sebelum digunakan oleh prajurit TNI Angkatan Laut. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi langkah verifikasi akhir terhadap material yang sebelumnya telah melalui pemeriksaan administrasi dan teknis serta dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan.

NP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *