Terasistana.id, Jakarta
Mimin,Pegunungan Bintang,
15/03/2026.
Masyarakat Kampung Mimin menyatakan kembali ke Kampung halaman setelah sekian lama mengungsi ke Kampung Atenar dan Oksibil akibat tekanan dan gangguan OPM Kodap XXXV/BT,pada Minggu (15/03/2026).
Kembalinya warga ke Kampung halaman Kampung Mimin dan Kampung Oksop ini menjadi momentum pemulihan kehidupan Kampung,sekaligus menandai meningkatnya rasa aman di wilayah tersebut.
Kembalinya masyarakat dipicu oleh situasi yang kondusif seiring hadirnya Satgas Swasembada Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) dalam menjaga Pengamanan Perbatasan RI-PNG sebagai satuan organik Kodam XVII/ Cendrawasih di bawah penugasan Satgas Swasembada di Pos Mimin dan Pos Oksop.
Dengan pengaman yang terukur serta terarah,pemantauan wilayah,serta pendekatan humanis kepada warga, masyarakat perlahan berani kembali untuk melanjutkan aktivitas sehari- hari,mulai dari mengurus rumah, berkebun,hingga menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dansatgas Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS),Letkol Inf Erwan Harliantoro, S.H.,M.Han.,menegaskan bahwa kehadiran prajurit bertujuan memastikan masyarakat dapat hidup tenang tanpa rasa terancam dan ketakutan. “Prioritas kami adalah keselamatan warga. Kami ingin masyarakat bisa kembali beraktivitas normal di Kampung dengan rasa aman,”ujar Dansatgas Letkol Inf Erwan Harliantoro.
Warga yang kembali menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan kehadiran Satgas yang di nilai memberi ketenangan. Kepulangan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Satgas Yonif 751/VJS di bawah penugasan Satgas Swasembada diterima dan di cintai masyarakat, karena mampu menghadirkan rasa aman,serta harapan baru bagi Kampung Mimin wilayah Pegunungan Bintang.
Melalui situasi yang semakin kondusif ini,Satgas Swasembada Yonif 751/VJS
berharap proses pemulihan sosial ekonomi Kampung Mimin berjalan bertahap dan stabil,serta kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat semakin kuat di wilayah Perbatasan Republik Indonesia- Papua Nugini (RI-PNG).
Git-Red.












