Terasistana.id MALANG – Suasana penuh kehangatan dan berkah memenuhi Hall Widyagraha Universitas Widya Gama Malang (UWG) pada Sabtu pagi hingga sore hari. Ribuan mata memancarkan cahaya harapan ketika Ikatan Alumni Universitas Widya Gama Malang (IKAWIGA) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam program Peduli Bakti Negeri, menghadirkan acara Buka Bersama dan Santunan bagi 500 anak yatim piatu, keluarga dhuafa, serta pekerja sosial dari 25 panti se Malang Raya.
Bulan Suci Ramadan memang selalu membawa keajaiban tersendiri. Di tengah kesibukan dan hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari, momen ini menjadi panggilan untuk kembali pada akar manusiawi: berbagi dengan yang membutuhkan. Tak tanggung-tanggung, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan hangat dari PT. Ikawiga Kreasi Nusantara (IKKN), Bank Syariah Indonesia (BSI) Pamekasan, Bank Tabungan Negara (BTN) Pamekasan, BPRS Sumekar Sumeneo, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB) Depok, serta donatur dari seluruh lapisan alumni dan masyarakat yang peduli.
Ketua Panitia, Devita Sari meneteskan air mata ketika melihat wajah-wajah ceria anak-anak yang datang dari berbagai penjuru Malang Raya.
“Setiap tahun, kami tidak sabar untuk menyelenggarakan acara ini. Bukan hanya tentang memberikan bantuan materiil, tapi lebih dari itu. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendirian, bahwa ada banyak orang yang peduli dan mencintai mereka,” ucap Devi dengan nada penuh emosi, sambil mengusap pundak seorang anak yatim yang sedang mengpegang bingkisan dengan senyum lebar, Sabtu (7/3/2026)
Ketua Umum IKAWIGA, H. Moh. Supriyadi juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang turut serta dalam mewujudkan kebaikan ini. “Ramadan adalah waktu di mana hati kita menjadi lebih lembut dan sensitif terhadap penderitaan orang lain. Kolaborasi antara alumni, lembaga keuangan, kampus, dan masyarakat ini membuktikan bahwa kita bisa bersama-sama menjadi ujung tombak perubahan baik bagi negeri,” ujarnya, sambil melihat suasana acara yang dipenuhi dengan tawa dan doa bersama.
Tak ketinggalan, Rektor Universitas Widya Gama Malang menyambut hangat kedatangan semua tamu kehormatan dan penerima manfaat.
“Kampus bukan hanya tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, tapi juga rumah bagi semangat kepedulian sosial. Saat kita melihat anak-anak ini tersenyum, itu adalah hadiah terindah yang tidak bisa dibandingkan dengan apa pun. Terima kasih IKAWIGA dan semua pihak yang telah membuat momen berharga ini menjadi kenyataan,” tegasnya dengan suara yang penuh kebanggaan.
Acara berjalan meriah dan penuh makna – mulai dari penyerahan santunan simbolis yang membuat banyak orang terharu, tausiyah Ramadan yang mengingatkan tentang pentingnya kebaikan, doa bersama yang penuh harapan, hiburan yang membuat anak-anak riang gembira, hingga momen buka puasa bersama yang diisi dengan hidangan lezat dan keakraban.
Setiap butiran nasi, setiap senyuman anak-anak, dan setiap ucapan terima kasih dari keluarga dhuafa menjadi bukti bahwa kebaikan kecil yang dilakukan bersama bisa menjadi sinar harapan bagi banyak orang. Semoga semangat berbagi ini terus menyebar dan menginspirasi kita semua untuk selalu menjadi bagian dari kebaikan di tengah masyarakat.










![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)

