Terasistana.id, Jakarta
Sidoarjo –
Keberadaan kabel fiber optik yang terpasang semrawut di sepanjang Jalan Mojopahit No.105, Celep, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Kabel-kabel jaringan internet tersebut terlihat menggantung rendah, bertumpuk di tiang, serta melintang tidak beraturan di atas trotoar dan akses pertokoan, berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah kabel fiber optik tampak menjuntai dari satu tiang ke tiang lainnya tanpa penataan yang rapi.

Bahkan, di salah satu tiang terlihat gulungan kabel yang dibiarkan menggantung dan terurai. Kondisi tersebut berada di kawasan yang cukup ramai, tak jauh dari kantor Pegadaian dan papan nama Galeri 24.
Warga sekitar mengaku khawatir kabel-kabel tersebut berpotensi membahayakan keselamatan, terutama saat hujan deras dan angin kencang. Kabel yang terlalu rendah juga dinilai rawan tersangkut kendaraan bertinggi besar seperti truk box atau mobil angkutan barang.

“Kalau angin kencang, kabelnya goyang semua. Takutnya ada yang putus atau jatuh ke bawah. Ini kan dekat jalan ramai,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain aspek keselamatan, kondisi kabel yang tidak tertata rapi juga merusak estetika kawasan perkotaan. Tumpukan kabel yang tidak terpakai diduga masih menempel di tiang, memperparah kesan kumuh dan semrawut.
Seiring meningkatnya kebutuhan layanan internet dan digital, pemasangan jaringan fiber optik oleh berbagai provider memang semakin masif. Namun, warga menilai pemasangan tersebut seharusnya tetap memperhatikan standar keselamatan, kerapian, dan koordinasi antaroperator agar tidak menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama dinas terkait segera melakukan inspeksi lapangan dan memanggil pihak operator jaringan untuk melakukan penertiban. Penataan ulang, pengikatan kabel sesuai standar, serta pencabutan kabel yang sudah tidak aktif dinilai menjadi langkah mendesak yang perlu segera dilakukan.
“Jangan sampai nunggu ada korban atau kecelakaan dulu baru ditangani,” tambah warga lainnya.
Masyarakat berharap adanya regulasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap pemasangan kabel utilitas di ruang publik, agar keselamatan pengguna jalan tetap terjamin dan wajah kota Sidoarjo tetap rapi serta nyaman dipandang.
TW










