Sudah 14 hari lamanya puluhan desa di Kabupaten Pati terendam banjir akibat curah hujan yang ekstrim sejak 9 Januari 2026

Terasistana.id, Jakarta

 

PATI – JAWA TENGAH –

Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati per hari Kamis (22/1/2026), situasi banjir di Kabupaten Pati masih berlangsung, dengan 52 desa di 7 kecamatan masih terendam air.

Menurut Kalakhar BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, jumlah pengungsi akibat bencana banjir saat ini mencapai 1.624 jiwa dari 649 KK.

Adapun Wilayah – wilayah yang saat ini masih terdampak banjir meliputi:
– Kecamatan Pati: 7 desa (Mustokoharjo, Gajahmati, Sugiharjo, Purworejo, Dengkek, Sinoman, Widorokandang)
– Kecamatan Juwana: 17 desa (Doropayung, Kedungpancing, Jepuro, Tluwah, Bumirejo, Kudukeras, Gadingrejo, Kauman, Mintomulyo, Margomulyo, Bendar, Bajomulyo, Growong Kidul, Growong Lor, Karangrejo, Sejomulyo, Dukutalit)
– Kecamatan Kayen: 5 desa (Pasuruan, Srikaton, Pesagi, Talun, Boloagung)
– Kecamatan Jakenan: 6 desa (Ngastorejo, Karangrowo, Tondomulyo, Kedungmulyo, Kalimulyo, Glonggong)
– Kecamatan Sukolilo: 3 desa (Wotan, Poncomulyo, Kasiyan)
– Kecamatan Dukuhseti: 3 desa (Dukuhseti, Kembang, Tegalombo)
– Kecamatan Gabus: 11 desa (Banjarsari, Wuwur, Gempolsari, Sunggingwarno, Babalan, Mintobasuki, Tlogoayu, Kosekan, Tanjang, Pantirejo, Soko)

“Kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten Pati mencapai Rp 9.098.000.000,- dengan jumlah rumah terdampak 13.664 unit, sawah terdampak 3765,1 Ha, dan tambak terdampak 496 Ha”, ujar Martinus dalam keterangan tertulis.

Pihaknya juga menyebut bahwa BPBD Pati telah melakukan upaya penanganan, antara lain koordinasi dengan Forkopimda/Pemerintah Daerah terkait penyiapan tempat evakuasi, imbauan kepada masyarakat untuk waspada dan menjaga keselamatan, pendirian dapur umum di kecamatan terdampak, pembersihan bersama masyarakat di wilayah terdampak banjir.

“Kondisi saat ini, wilayah tersebut diatas masih terdampak banjir dan di beberapa desa, banjir berangsur angsur mulai surut,” pungkasnya.

Rifki,S.Hum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar