Terasistana.id, Jakarta
PATI – JAWA TENGAH –
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati per hari Kamis (22/1/2026), situasi banjir di Kabupaten Pati masih berlangsung, dengan 52 desa di 7 kecamatan masih terendam air.

Menurut Kalakhar BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, jumlah pengungsi akibat bencana banjir saat ini mencapai 1.624 jiwa dari 649 KK.
Adapun Wilayah – wilayah yang saat ini masih terdampak banjir meliputi:
– Kecamatan Pati: 7 desa (Mustokoharjo, Gajahmati, Sugiharjo, Purworejo, Dengkek, Sinoman, Widorokandang)
– Kecamatan Juwana: 17 desa (Doropayung, Kedungpancing, Jepuro, Tluwah, Bumirejo, Kudukeras, Gadingrejo, Kauman, Mintomulyo, Margomulyo, Bendar, Bajomulyo, Growong Kidul, Growong Lor, Karangrejo, Sejomulyo, Dukutalit)
– Kecamatan Kayen: 5 desa (Pasuruan, Srikaton, Pesagi, Talun, Boloagung)
– Kecamatan Jakenan: 6 desa (Ngastorejo, Karangrowo, Tondomulyo, Kedungmulyo, Kalimulyo, Glonggong)
– Kecamatan Sukolilo: 3 desa (Wotan, Poncomulyo, Kasiyan)
– Kecamatan Dukuhseti: 3 desa (Dukuhseti, Kembang, Tegalombo)
– Kecamatan Gabus: 11 desa (Banjarsari, Wuwur, Gempolsari, Sunggingwarno, Babalan, Mintobasuki, Tlogoayu, Kosekan, Tanjang, Pantirejo, Soko)
“Kerugian akibat bencana alam di wilayah Kabupaten Pati mencapai Rp 9.098.000.000,- dengan jumlah rumah terdampak 13.664 unit, sawah terdampak 3765,1 Ha, dan tambak terdampak 496 Ha”, ujar Martinus dalam keterangan tertulis.
Pihaknya juga menyebut bahwa BPBD Pati telah melakukan upaya penanganan, antara lain koordinasi dengan Forkopimda/Pemerintah Daerah terkait penyiapan tempat evakuasi, imbauan kepada masyarakat untuk waspada dan menjaga keselamatan, pendirian dapur umum di kecamatan terdampak, pembersihan bersama masyarakat di wilayah terdampak banjir.
“Kondisi saat ini, wilayah tersebut diatas masih terdampak banjir dan di beberapa desa, banjir berangsur angsur mulai surut,” pungkasnya.
Rifki,S.Hum









![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaranย Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaranย Terasistana.id Jakarta โ Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. โKami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,โ kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. โHari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,โ terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. โJadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,โ terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. โSaya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,โ tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)


Hey, check out 42betapp. Got myself a decent little win today. App’s easy to use and deposits were quick. I recommend it 42betapp.
Win888casino has that lucky number vibe, doesn’t it? I’m gonna give it a whirl. Seems like they have a decent selection of games. Fingers crossed for some big wins! win888casino
Going big with megacasino678! The name sounds promising at least. Hoping to find a wide variety of games and some good bonuses. Wish me luck, folks! megacasino678