Terasistana.id,Jakarta
Jawa Timur
SURABAYA —
Dalam semangat memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polrestabes Surabaya Polda Jatim kembali menunjukkan wujud nyata kedekatan dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Bertempat di depan Taman Bungkul Surabaya, Minggu pagi (6/7), jajaran kepolisian menggelar kegiatan outbound dan permainan edukatif secara gratis yang disambut meriah oleh warga.
Kegiatan yang dikemas atraktif ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Lutfi Sulistiawan, yang turut hadir bersama jajaran sebagai bentuk dukungan penuh terhadap tumbuh kembang anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan bermanfaat.
“Kegiatan yang memang kita desain untuk anak-anak di depan Taman Bungkul Surabaya ini programnya adalah outbound dan juga start untuk anak secara gratis,” ungkap Kombes Lutfi.

Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diajak bermain, tetapi juga diajak mengenal lebih dekat tugas dan peran Polri melalui pengalaman langsung yang interaktif.
Seperti permainan flying fox, pengenalan anjing pelacak K-9 dalam simulasi deteksi bom, hingga berinteraksi dengan Unit Satwa dan Tim Dalmas Polrestabes Surabaya.
Anak-anak terlihat antusias saat mencoba permainan dan menyapa para personel Polisi yang ramah.
Selain membangun keberanian, kegiatan ini juga menjadi media edukasi untuk membentuk mental dan karakter anak-anak dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada peran sosial dan edukatif di tengah masyarakat.
“Harapannya tentu selain melatih anak-anak itu untuk memilih keberanian dan juga melatih mental untuk menata masa depannya, juga mereka lebih dekat dengan Polri,” tambah Kombes Lutfi.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan ini rencananya akan kembali digelar rutin setiap akhir pekan sebagai sarana membangun kedekatan Polri dengan keluarga dan anak-anak.
Yunus – Jatim









![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)


