Terasistana.id, Jakarta
*Naskah Berita Diskominfo*
No.489/42/NB/35.79.404/2025
Selasa, 04 Maret 2025
*Batu, Diskominfo* –
Pemerintah Kota Batu mengawali rangkaian Safari Ramadan Tahun 1446 Hijriah di Masjid Al Falah, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Selasa (4/3/2025). Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, didampingi Wakil Wali Kota Heli Suyanto, Sekda Kota Batu, Forkopimda, Kepala Kemenag Kota Batu, Camat Bumiaji, Kapolsek, Danramil, dan Kepala Desa Sumberbrantas.
Dalam acara ini, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu tidak hanya menyapa masyarakat, namun juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dan warga dhuafa. Selain itu Pemkot Batu juga menyalurkan bantuan sosial kepada lima anak yatim dan lima warga dhuafa, sebagai bagian dari komitmen untuk membantu kesejahteraan masyarakat di bulan suci Ramadan. Secara keseluruhan, sekira 4.000 yatim dan dhuafa dari seluruh wilayah Kota Batu akan mendapatkan santunan serupa selama Safari Ramadan tahun ini.

Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pemkot Batu dalam kegiatan ini. “Semoga kita semua mendapatkan amal ibadah yang baik. Selamat bekerja kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, semoga dapat membawa Kota Batu semakin SAE dan memberikan dampak positif bagi Desa Sumberbrantas,” ujarnya.

Wali Kota Batu, Nurochman, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi silaturahmi dengan masyarakat yang telah dilakukan oleh para wali kota sebelumnya. “Kami ingin meneruskan tradisi baik ini, agar dapat lebih dekat dengan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan. Jika ada khilaf dan salah, saya dan Mas Heli mohon maaf lahir dan batin,” tutur Nurochman.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, yang merupakan putra daerah asli Desa Sumberbrantas, menyampaikan kebanggaannya bisa mewakili daerah asalnya dalam pemerintahan. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur air bersih bagi warga setempat.
“Insya Allah, Desa Sumberbrantas akan terus dibangun, terutama dalam penyediaan air bersih agar dapat mengalir lancar ke masyarakat,” ujarnya. Selain itu, ia berharap kehadiran jajaran Pemkot Batu di desa tersebut dapat membawa manfaat, khususnya dalam sektor pertanian, seperti pengembangan potensi kentang dan pembangunan tempat pembibitan kentang di Desa Sumberbrantas.
Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kyai Agus Sahid, lalu diakhiri dengan doa bersama. Safari Ramadan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial serta kesejahteraan masyarakat Kota Batu di bulan suci ini.
(Sumber berita Diskominfo Kota Batu: Hasan, Hadi, Eko, Ari)
SUD










![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)

