Terasistana.id, Jakarta
Upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap kepolisian kini tak hanya dilakukan lewat penegakan hukum. Polres Bangka Barat memilih jalur lain, membenahi cara amggotanya berkomunikasi dengan masyarakat. Rabu ( 28/1/2026).
Sebanyak 110 personel Polres Bangka Barat mengikuti pelatihan publik speaking di Gedung Catur Prasetya. Peserta berasal dari jajaran pejabat utama, Kapolsek, hingga bhabinlamtibmas, personel yang menjadi wajah terdepan Kepolisian dintengah masyarakat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya, S. H. S. I. K., menegaskan, komunikasi yang baik merupakan bagian penting dari pelayanan publik.
” Masyarakat menilai polisi bukan hanya dari tindakan, tetap juga dari cara bebecara, cara mendengar, dan cara menjelaskan. Pelayanan yang baik tepat, ” kata Kapolres.
Menurutnya, di era keterbukaan informasi, setiap instraksi antara polisi dan warga berpotensi membentuk citra institusi Karena itu, personel Bangka Barat didorong untuk tampil lebih komunikatif, humanis, dan sutif.
Pelatihan ini menghadirkan Pemimpin Cabang BRI Muntok, Indara Susendra, S.Hut.M.M., yang berpalangaman di bidang pengembangan sumber daya manusia dan komunikasi publik. Peserta dibalikali teknik berbicara efektif, penguasaan audiens, hingga cara menyampaikan pesan pelayanan secara jelas dan persuasif.

Tak hanya teori, peserta juga mengikuti uji kemampuan komunikasi sebagai bagian dari evaluasi. Polres.menilai langkah ini penting agar perubahan tidak berhenti agar perusahaan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi terasa langsung dalam pelayanan kepada masyarakat.
Bagi Polres Bangka Barat, peningkatan kualitas komunikasi angggota menjadi bagaian dari upaya membangun polisi yang lebih terbuka dan dipercaya publik.
” Kami imginasyadakat merasakan perubahan, polisi hadir bukan hmaya untuk menegakan hukum, tetapi juga untuk melayani dan memberi rasa aman, ” ujar Kapolres. Sumber brita Humas bbr
DNT – BBL






