Terasistana.Id, Jakarta
CIKARANG UTARA – Keselamatan di jalan raya tidak boleh dikalahkan oleh tuntutan mengejar orderan. Pesan tegas itu disampaikan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Andi Oddang Riuh Hutomo, S.I.K., M.H., saat bertemu dan sarapan pagi bersama sekitar 50 pengemudi ojek online (ojol) Kabupaten Bekasi di Sekretariat Koordinator Wilayah Ojol, Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Minggu (8/11/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi. Kapolres memanfaatkan momentum itu untuk membangun komunikasi langsung dengan para pengemudi ojol sekaligus mengajak mereka menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam suasana penuh keakraban, Kombes Pol. Andi Oddang membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas ojol untuk menyampaikan keluhan, kendala, hingga informasi terkait gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Ia meminta para pengemudi tidak ragu menghubungi kepolisian apabila menemukan persoalan maupun situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
“Apabila ada kendala, butuh bantuan, atau informasi apa pun, jangan segan untuk segera melapor kepada kami melalui Layanan Polisi 110 atau kontak hotline Layanan Polres Metro Bekasi di nomor 0811-1939-110. Sesuai pesan dari Bapak Kapolda, berikan informasi apa pun yang berkaitan dengan kondusivitas wilayah,” ujar Andi Oddang.
Namun, ada pesan penting lain yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut, yakni keselamatan berkendara.
Kapolres mengingatkan bahwa tingginya mobilitas pengemudi ojol di jalan raya harus diimbangi dengan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Menurutnya, mengejar target pendapatan tidak boleh membuat pengemudi mengabaikan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan jauh lebih penting daripada orderan. Kami mengimbau agar rekan-rekan ojol tetap memperhatikan keselamatan saat berkendara di jalan dan tidak ugal-ugalan, karena nyawa jauh lebih penting daripada orderan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Ojol Kamtibmas Kabupaten Bekasi, Jefry Gobang, mengapresiasi perhatian dan keterbukaan Polres Metro Bekasi dalam membangun komunikasi bersama komunitas pengemudi ojol.
Ia juga mengajak seluruh anggota ojol untuk ikut menjaga kondusivitas wilayah serta memanfaatkan layanan darurat 110 maupun hotline WhatsApp resmi Polres Metro Bekasi apabila menemukan gangguan keamanan atau kondisi darurat di jalan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Metro Bekasi AKBP Angga Dewanto Basari, Kasat Intel Kompol Zaini Abdillah Zaenuri, Ps. Kasat Lantas Kompol Komang Karisma, Kasi Propam AKP Mamun, serta sejumlah perwakilan komunitas ojol.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengemudi, kegiatan ditutup dengan sarapan bersama dan pembagian helm secara simbolis kepada pengemudi ojol perempuan.
Melalui pertemuan ini, Polres Metro Bekasi berharap komunitas ojol tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi juga mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi dan menjaga keamanan di Kabupaten Bekasi.
(drt)






