Terasistana.id, Jakarta
Jabar
Penurunan Angka Kecelakaan: Berdasarkan data evaluasi pembanding dari tahun-tahun sebelumnya, jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Jabar sempat mengalami penurunan signifikan (misalnya tercatat turun dari 334 kejadian ke 159 kejadian pada periode pembanding sebelumnya), meskipun beberapa catatan lokal mencatat adanya fluktuasi pada tingkat luka berat yang perlu diwaspadai.
Dominasi Pelanggaran: Jenis pelanggaran yang paling banyak terjaring razia dan sistem pengawasan didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar (SNI) serta pengemudi roda empat yang tidak memakai sabuk pengaman (safety belt).
Peralihan Metode Penindakan (ETLE vs Manual): Sesuai arahan dan jukrah (petunjuk arah) kepolisian, penindakan hukum bergeser dari tilang manual di tempat menjadi penindakan berbasis elektronik (ETLE statis dan mobile), sementara tilang manual dibatasi hanya untuk pelanggaran berat yang berpotensi fatal di jalan raya.
Pendekatan Humanis dan Edukatif: Operasi ini tidak hanya berorientasi pada penilangan, tetapi juga mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Seperti halnya polres sumedang yg memeberikan apresiasi melaui pemberian (jas hujan dan juga helm) kepada pengendara yang terbukti patuh aturan sebagai bentuk motivasi budaya tertib.
Pengawasan Internal (Gaktibplin): Polda Jabar juga memperketat kedisiplinan di internal kepolisian melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) agar petugas di lapangan bisa menjadi teladan sebelum menertibkan masyarakat
Kanit Regident Polres Sumedang Polda Jawa Barat IPDA Iip LipdaSugilar. S.H., berpesan kami mengajak masyarakat untuk tetap tertib dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan hendaknya bukan karena takut ditilang atau diawasi petugas, tetapi tumbuh dari kesadaran pribadi bahwa setiap kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.Ia menambahkan, operasi kepolisian memang memiliki batas waktu, tetapi budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas harus terus berjalan.
Menurutnya, disiplin berkendara merupakan bagian dari upaya bersama untuk mencegah kecelakaan dan melindungi sesama pengguna jalan.“Tujuan kita bukan sekadar menghindari pelanggaran atau sanksi, tetapi memastikan setiap orang dapat sampai ke tempat tujuan dengan selamat. Karena itu, tetap patuhi rambu dan aturan lalu lintas, gunakan perlengkapan keselamatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan, meskipun tidak ada petugas yang melakukan pengawasan,”
Red






