Terasistana.id, Jakarta
*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Timika)*.
Dedikasi Prajurit Petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugas di Papua mendapat penghargaan melalui Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Sebanyak 49 personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir menerima KPLB berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep. 1273/X/2026.

Pemberian penghargaan berlangsung di Gedung Serba Guna Yonif 754/ENK, Timika, Papua Tengah, Kamis, 22 Oktober 2026, dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dan dihadiri sejumlah pejabat TNI. Lima prajurit Marinir hadir sebagai perwakilan, sementara personel lainnya tetap melaksanakan tugas operasi di wilayah penugasan. Acara ditandai dengan penyematan pangkat baru dan penyerahan piagam penghargaan.

Penghargaan ini diberikan seiring dengan pelaksanaan operasi Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 9 Marinir Gobang VII di Papua. Pada Oktober 2026, personel Marinir menangkap Zakarias Fatem yang disebut sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya dan merebut kembali dua senjata yang sebelumnya dirampas KKB.
Selain menjalankan tugas pengamanan, prajurit Marinir turut membantu warga memperbaiki jembatan di Kampung Fuog, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat. Jembatan tersebut menunjang aktivitas warga, termasuk akses ke kebun, sekolah, dan fasilitas kesehatan.

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menyampaikan bahwa kenaikan pangkat luar biasa merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian prajurit dalam melaksanakan tugas. “Kenaikan pangkat ini harus menjadi motivasi untuk terus menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, dan melaksanakan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab demi bangsa dan negara,” tegas Pangkormar di sela-sela kegiatan.
Git – Red






