Terasistana.id, Jakarta
JEPARA –
Mengantisipasi potensi kerawanan dan menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) atau Pilpet Serentak Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Jepara menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan di Lapangan Endra Dharmalaksana Mapolres Jepara, Senin (19/10/2026) pagi.
Apel sinergitas ini dipimpin langsung oleh jajaran Forkopimda Jepara, yakni Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E., Kapolres Jepara AKBP Keris Aji Wibisono, S.H., S.I.K., M.H., M.M., serta Komandan Kodim 0719/Jepara yang diwakili oleh Kasdim Mayor Cba Widodo Lestari.
Sebanyak 24 desa yang tersebar di Kabupaten Jepara dijadwalkan akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan lancar, kesiapan personel serta strategi pengamanan mulai dimatangkan.
Dalam amanatnya, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menyoroti secara khusus dua desa yang dinilai membutuhkan langkah antisipasi lebih untuk mencegah potensi konflik sosial selama proses pemilihan berlangsung, yakni Desa Sengonbugel dan Desa Kaliaman.
“Dua desa ini harus mendapatkan perhatian lebih serta langkah antisipasi optimal dari seluruh unsur pengamanan,” tegas Witiarso saat menajdi pimpinan apel gelar pasukan di Mapolres Jepara.
Bupati juga meminta seluruh personel gabungan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan pendekatan pengamanan berdasarkan pemetaan kerawanan di masing-masing lokasi.
“Setiap desa memiliki karakteristik dan tingkat kerawanan yang berbeda. Karena itu, strategi pengamanan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama pada desa yang membutuhkan perhatian lebih,” terangnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna membenarkan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa jajaran kepolisian bersama TNI dan pemkab berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh rangkaian Pilkades Serentak 2026 agar berlangsung damai, jujur, dan kondusif.
Marom-JPR












