Terasistana.id, Jakarta
Jakarta Pusat —
Polsek Johar Baru menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan patroli kewilayahan pada Minggu (4/10/2026) dini hari untuk mengantisipasi begal, narkoba, senjata tajam (sajam), serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Kegiatan yang melibatkan 10 personel tersebut dipimpin Padal Johar 1.1 Aiptu Rudi K, didampingi Iptu Agung Prasojo. Razia stasioner dilaksanakan pukul 01.30 hingga 03.00 WIB di Jalan Percetakan Negara II, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Setelah razia, personel melanjutkan patroli menyusuri sejumlah jalur, di antaranya Kramat Pulo Gundul, Kawi-Kawi Bawah, Kramat Jaya Baru, Kampung Rawa, Rawa Selatan, Mardani, Pangkalan Asem, Letjen Suprapto hingga Tanah Tinggi IV.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, peningkatan kehadiran polisi pada jam rawan merupakan langkah preventif untuk mencegah tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah kejahatan jalanan dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi mengatakan, personel juga melakukan pemeriksaan terhadap identitas pengendara dan muatan kendaraan untuk mengantisipasi barang-barang terlarang. “Kami meningkatkan patroli dan razia pada jam rawan untuk mengantisipasi curas, curat, curanmor, narkoba maupun kepemilikan senjata tajam. Langkah ini sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Zakaria.

Hingga pukul 03.30 WIB, kegiatan Operasi Cipkon dan patroli kewilayahan masih berlangsung. Situasi di wilayah hukum Polsek Johar Baru terpantau aman dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
RN












