Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
28/09/2026.
Aksi Gerakan Moral yang digelar Lembaga Swadaya Masyarakat Harapan Rakyat Indonesia Maju (LSM HARIMAU) di kawasan MNC Tower,Kebon Sirih,Menteng, Jakarta Pusat,pada Senin (28/09/2026),berujung pada audiensi antara perwakilan massa dengan jajaran direksi dan tim kuasa hukum MNC Group.
Dalam audiensi tersebut,LSM HARIMAU menyebut sekitar 60 persen tuntutan yang disampaikan dalam aksi telah disepakati oleh pihak manajemen MNC Group. Namun, sejumlah poin kesepakatan masih dirahasiakan karena proses pembahasan belum sepenuhnya rampung.
Sekretaris Jenderal DPP LSM HARIMAU,Widiana Kartika,S.E., mengatakan respons jajaran direksi dan kuasa hukum MNC Group terhadap aspirasi massa dinilai positif.
“Hasil dari pertemuan tadi, sekitar 60 persen tuntutan yang kita sampaikan dalam orasi sudah disepakati oleh jajaran direksi dan perwakilan lawyer dari MNC Group,”ujar Widiana seusai audiensi.
Meski demikian,Widiana belum membeberkan secara terbuka poin-poin tuntutan yang telah disepakati. Menurut dia,materi kesepakatan masih bersifat internal dan menjadi bagian dari proses negosiasi kedua belah pihak.
Tuntutan akan dibahas kembali 30 September untuk menyelesaikan seluruh poin yang masih menjadi pembahasan,LSM HARIMAU dan pihak MNC Group sepakat menggelar pertemuan lanjutan pada 30 September 2026.
Widiana berharap pertemuan lanjutan tersebut dapat menghasilkan penyelesaian menyeluruh atas aspirasi yang dibawa LSM HARIMAU.
“Nanti untuk kesepakatan lebih lanjut akan ditindaklanjuti tanggal 30 September. Harapan kami,mudah- mudahan pada tanggal tersebut seluruh tuntutan kita bisa clear dan terselesaikan dengan baik,”katanya.
Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua Umum sekaligus Pendiri LSM HARIMAU,Tonny Syarifudin Hidayat, S.H.,yang bertindak sebagai penanggung jawab aksi. LSM HARIMAU menyebut sekitar 3.500 massa ikut dalam aksi tersebut. Massa merupakan gabungan anggota organisasi yang datang dari 10 wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW),baik tingkat provinsi maupun kabupaten.
Penyampaian aspirasi hingga proses audiensi berlangsung aman dan kondusif. Tidak terdapat insiden menonjol selama aksi berlangsung.
LSM HARIMAU juga mengapresiasi langkah jajaran pimpinan perusahaan yang menerima perwakilan massa untuk berdialog secara langsung.
Dengan adanya pertemuan lanjutan pada 30 September,hasil akhir dari seluruh tuntutan yang disampaikan dalam Aksi Gerakan Moral tersebut masih menunggu proses pembahasan dan kesepakatan kedua belah pihak.
Git-Red.






