KASAL: “MARINIR AKAN DIPERKUAT 105 AAV M-35, TERKONEKSI DENGAN ALUTSISTA TNI AL”

Terasistana.id, Jakarta

 

*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta).*

Korps Marinir TNI Angkatan Laut bakal diperkuat hingga 105 unit kendaraan tempur amfibi AAV M-35. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., mengungkapkan, setelah 35 unit dipenuhi pada 2026, TNI AL akan kembali menambah 70 unit AAV M-35 pada 2027.

Hal tersebut disampaikan Kasal kepada awak media usai upacara penerimaan dan penyerahan kendaraan tempur amfibi AAV M-35 yang dipimpin Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, (28/09/2026).

“Jadi yang datang sekarang ini ada 12 unit, dari total 35 unit yang direncanakan terpenuhi hingga akhir tahun 2026. Kemudian nanti kita akan tambah lagi 70 unit. Jadi totalnya nanti ada 105 unit,” kata Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla.,

Menurut Kasal, penguatan AAV M-35 tidak hanya dilakukan dari sisi jumlah kendaraan. TNI AL juga akan memperbarui sistem komunikasi pada ranpur tersebut agar dapat terkoneksi dengan alutsista TNI AL lainnya. “Kita juga akan perbaiki sistem komunikasinya dengan yang baru, sehingga nanti bisa terkoneksi dengan alutsista TNI AL yang lainnya,” ujar Kasal.

Kepala Staf Angkatan Laut menjelaskan, AAV M-35 nantinya akan ditempatkan di tiga kekuatan Korps Marinir, yakni Pasmar 1 Jakarta, Pasmar 2 Surabaya, dan Pasmar 3 Sorong. Modernisasi Marinir juga akan terus berlanjut dengan melengkapi pasukan tersebut dengan senjata-senjata modern untuk mendukung kemampuan dan kesiapan operasi.

Sementara itu, Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menyambut kehadiran AAV M-35 sebagai bagian dari penguatan kemampuan kendaraan tempur amfibi Korps Marinir. Ranpur ini dirancang membawa pasukan dari laut menuju pantai hingga melanjutkan pergerakan ke sasaran di darat, sehingga memperkuat mobilitas dan kemampuan operasi amfibi Marinir TNI AL.

RN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *