Terasistana.id, Jakarta
Jakarta Pusat —
Polsek Johar Baru kembali menggelar Operasi Cipta Kondisi untuk mengantisipasi begal, narkoba, senjata tajam (sajam), serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya di wilayah hukum Polsek Johar Baru, Sabtu (26/9/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 01.10 WIB tersebut dipimpin Padal Johar 1.1, Aiptu Antonius A.W., dengan melibatkan 10 personel Polsek Johar Baru. Petugas melaksanakan razia stasioner di Jalan Kramat Pulo Gundul, Tanah Tinggi, sekaligus patroli menyusuri sejumlah ruas jalan yang dinilai membutuhkan kehadiran petugas.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan. “Keberadaan personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di wilayah Jakarta Pusat,” ujar Reynold.

Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi, mengatakan patroli dan pemeriksaan dilakukan secara terukur dengan menyasar potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor). “Operasi ini kami laksanakan sebagai upaya pencegahan. Personel melakukan pemeriksaan secara humanis terhadap pengendara dan kendaraan untuk mengantisipasi adanya barang berbahaya maupun benda terlarang,” kata Zakaria.
Selain razia stasioner, personel menyusuri rute Jalan Kramat Pulo Gundul, Kawi-Kawi Bawah, Kramat Jaya Baru, Kampung Rawa Sawah, Galur Jaya, Galur Raya, Letjen Suprapto, Tanah Tinggi IV, hingga kembali ke Polsek Johar Baru.

Operasi dan patroli kewilayahan selesai sekitar pukul 03.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Johar Baru terpantau aman dan kondusif
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
Ran












