Terasistana.id, Jakarta
Bandung,
25/09/2026.
Karakter yang kuat,daya juang, integritas, serta nasionalisme dinilai menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi masa depan bangsa. Generasi muda juga didorong menjaga harmoni,memperkuat kemampuan kognitif,serta menolak isu suku, agama,ras,dan antargolongan (SARA).
Pesan tersebut disampaikan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi saat memberikan motivasi kepada mahasiswa baru Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Bandung,Jawa Barat,pada Selasa (22/09/2026). Mahasiswa dinilai memiliki posisi penting karena akan menjadi bagian dari keberlanjutan pembangunan Indonesia.
Letjen TNI Djon Afriandi yang merupakan alumni Unjani tahun 2010 mengaku senang dapat kembali ke kampus yang pernah menjadi tempatnya menempuh pendidikan. Ia juga mengapresiasi perkembangan almamaternya yang terus mengalami perubahan sejak dirinya berkuliah.
“Kesempatan saya untuk pulang ke Unjani ini kan sangat terbatas. Saya diberi kesempatan oleh Pak Rektor dan lembaga untuk berbagi pengetahuan,wawasan,serta pengalaman,”ujar Djon.
Perubahan tersebut terlihat dari perkembangan fasilitas hingga sistem pendidikan yang diterapkan Unjani. Transformasi menuju taraf internasional disebut menjadi salah satu capaian yang membuat Djon bangga terhadap almamaternya.
“Saya ikutin Unjani ini dari mulai kuliah awal hingga perkembangan gedung baru dan sistem yang berubah. Pencapaian menuju internasional ini membuat saya bangga menjadi bagian dari Unjani,”ucapnya
Di tengah perubahan zaman, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar kemampuan akademik tetapi juga membangun ketangguhan mental. Sikap tersebut dinilai penting agar generasi muda mampu menghadapi tantangan sekaligus mengambil peran dalam kehidupan berbangsa. “Harapan kita besar, mereka bisa menjadi karakter yang unggul,tangguh dalam nasionalismenya,dan bisa ambil bagian secara aktif untuk kemajuan bangsa,”kata Djon.
Kontribusi mahasiswa dapat diwujudkan melalui berbagai bidang sesuai kapasitas dan minat masing- masing. Peran tersebut tidak selalu harus dilakukan secara langsung, tetapi dapat hadir melalui berbagai aktivitas positif yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Pesan kebangsaan tersebut menjadi bagian dari motivasi bagi mahasiswa baru dalam menjalani proses pendidikan di Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani). Semangat belajar dan pembentukan karakter diharapkan dapat menjadi bekal untuk ikut mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Git-Red.











