PRAJURIT PETARUNG KORPS MARINIR TERJANG MEDAN EKSTREM, HADANG AMUKAN API DI BROMO

Terasistana.id, Jakarta

 

*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Probolinggo)*.

Prajurit Petarung Korps Marinir kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam penanganan bencana. Sebanyak 24 personel Pasmar 2 yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dikerahkan untuk menangani kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Rabu (12/8/2026).

Dipimpin Lettu Mar Supriyanto, para prajurit melaksanakan patroli mulai pukul 07.00 WIB menuju sejumlah sektor yang terdampak kebakaran. Personel kemudian melakukan pemadaman pada tiga titik api yang menjalar di area savana, ilalang, serta ranting pohon kering, termasuk di sekitar kawasan jembatan kaca dan punggung naga.

Pemadaman dilakukan menggunakan kendaraan operasional, mobil pemadam kebakaran, peralatan pemadam manual, serta air fermentasi pupuk. Titik api yang dapat dijangkau dari darat berhasil dikendalikan, sedangkan kobaran yang menjalar di lereng gunung dan sulit dijangkau ditangani melalui pemadaman udara menggunakan helikopter dari Lanudal dan BNPB.

Dalam pelaksanaannya, personel menghadapi kondisi medan yang licin sehingga menyulitkan mobilitas kendaraan dan pergerakan di lapangan. Meski demikian, seluruh rangkaian penanganan Karhutla berlangsung hingga sore hari dan seluruh personel dapat kembali ke Posko dengan aman.

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menegaskan bahwa keterlibatan prajurit dalam penanganan Karhutla merupakan wujud nyata pengabdian Korps Marinir kepada masyarakat dan lingkungan.

“Prajurit Korps Marinir harus selalu siap hadir dan membantu mengatasi setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat. Dalam penanganan Karhutla, utamakan keselamatan personel, laksanakan tugas secara profesional, serta terus bangun sinergi dengan seluruh unsur terkait,” tegas Pangkormar.

Penanganan Karhutla tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI, BPBD, BNPB, dan unsur terkait dalam mengendalikan kebakaran serta mencegah api meluas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kehadiran prajurit di lapangan sekaligus menunjukkan komitmen Korps Marinir dalam mendukung upaya penanggulangan bencana dan menjaga kelestarian lingkungan.

NP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru