Terasistana.id, Jakarta
*Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Jakarta).*
Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., berkenan menerima Presentasi dan Diskusi Teknis Meriam Howitzer 105 mm LG1 MK III produk KNDS Prancis yang berlangsung di Golf Driving Range Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (03/08/2026).
Pada kegiatan tersebut, Pangkormar didampingi Kepala Staf Korps Marinir, Mayjen TNI (Mar) Suherlan, Ir. Kormar, Komandan Pasmar 1 yang diwakili oleh Aslog Danpasmar 1, Asrena Pangkormar, Aster Pangkormar, Sahli A Bidang Operasi Kormar, Waaslog Kormar, Waasrena Kormar, Kadisenlekal Kormar, Danmenart 1 Mar, serta Danyon Howitzer 1 Mar.

Kegiatan diawali dengan pemaparan oleh Direktur PT Lentera Sumber Makmur Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo mengenai kemampuan, spesifikasi teknis, serta perkembangan teknologi Meriam Howitzer 105 mm LG1 MK III. Sistem senjata artileri medan ringan ini memiliki mobilitas tinggi, bobot yang ringan, laju tembak yang optimal, serta dirancang untuk memberikan dukungan tembakan secara efektif dalam berbagai operasi tempur.
Dalam suasana diskusi yang berlangsung interaktif, dibahas berbagai aspek teknis, operasional, hingga dukungan logistik dan pemeliharaan sistem senjata. Kegiatan ini menjadi sarana bertukar informasi dan pengetahuan mengenai perkembangan teknologi alutsista modern yang dapat menjadi bahan kajian dalam mendukung peningkatan kemampuan tempur Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Pada kesempatan tersebut, Pangkormar menekankan bahwa setiap pengembangan kemampuan tempur Korps Marinir harus didukung oleh alutsista yang modern, andal, dan sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan. Oleh karena itu, setiap pemaparan teknologi pertahanan harus dikaji secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek kemampuan tempur, interoperabilitas, dukungan logistik, pemeliharaan, serta efektivitas penggunaannya dalam mendukung pelaksanaan tugas Korps Marinir di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Korps Marinir terus berupaya mengikuti perkembangan teknologi pertahanan modern sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, kesiapan operasional satuan, serta mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut secara optimal.
NP












