Terasistana.id, Jakarta
Sidoarjo,
31/07/2026.
Berawal dari kepedulian terhadap lahan kosong yang terbatas di lingkungan Markas Denpom Lanudal Juanda, Dandenpom Lanudal Juanda Letkol Laut (PM) Doli Siregar berinisiatif mengoptimalkan lahan tersebut menjadi kawasan budidaya melon hidroponik. Gagasan ini lahir sebagai bentuk inovasi dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus implementasi program ketahanan pangan TNI Angkatan Laut.
Inovasi tersebut membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan komoditas pertanian unggulan yang bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui Green House seluas 400 meter persegi,Denpom Lanudal Juanda berhasil membudidayakan sekitar 1.200 tanaman melon premium yang terdiri atas varietas Sweet Lavender, Hamikua,Golden Aroma (Melon Jepang),dan Sanny White.
Dalam satu kali masa panen, greenhouse ini mampu menghasilkan hingga 1,5 ton melon dengan tingkat kemanisan mencapai 18,8 derajat brix, jauh di atas rata-rata melon budidaya konvensional. Dengan masa tanam sekitar 60-70 hari dan tingkat keberhasilan budidaya mencapai 80-95 persen,program ini menjadi salah satu bukti keberhasilan pemanfaatan lahan terbatas melalui teknologi hidroponik modern di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Keberhasilan tersebut menjadi cerminan bahwa Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) tidak hanya mengemban tugas sebagai aparat penegak hukum,disiplin,dan tata tertib di lingkungan TNI AL,tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Green House Ketahanan Pangan Denpom Lanudal Juanda kini berkembang menjadi sarana edukasi dan berpotensi menjadi destinasi agrowisata di wilayah Sidoarjo dan Surabaya.
Antusiasme masyarakat serta sejumlah sekolah yang ingin berkunjung menunjukkan bahwa Denpom Lanudal Juanda hadir sebagai satuan Pomal yang profesional,humanis,dan adaptif, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui program ketahanan pangan yang inovatif,edukatif,dan berkelanjutan.
Git-Red.






