Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
15/06/2026.
PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal pertama tahun 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp4,47 miliar,meningkat 48,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,01 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan usaha dan kontribusi pendapatan lain-lain yang signifikan.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026,perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp17,19 miliar atau tumbuh 27,8% dibandingkan Rp13,45 miliar pada kuartal I-2025. Kenaikan pendapatan mencerminkan meningkatnya aktivitas operasional perusahaan di sektor angkutan laut dan logistik yang menjadi bisnis utama PJHB.
Di tengah kenaikan beban pokok pendapatan menjadi Rp10,60 miliar, PJHB tetap mampu menjaga profitabilitas dengan membukukan laba usaha sebesar Rp3,20 miliar, naik dari Rp2,95 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, pendapatan lain-lain melonjak menjadi Rp1,76 miliar,memberikan kontribusi penting terhadap peningkatan laba sebelum pajak yang mencapai Rp4,61 miliar.
Dari sisi neraca,total aset perusahaan meningkat menjadi Rp340,67 miliar per akhir Maret 2026 dibandingkan Rp335,15 miliar pada akhir 2025. Peningkatan aset terutama ditopang oleh kenaikan uang muka investasi dan piutang usaha yang menunjukkan adanya ekspansi kegiatan operasional dan pengembangan armada.
Posisi ekuitas juga menguat menjadi Rp324,19 miliar dari Rp319,72 miliar pada akhir tahun lalu,sejalan dengan akumulasi laba yang berhasil dibukukan perseroan. Sementara itu, total liabilitas tercatat relatif terkendali di level Rp16,48 miliar,mencerminkan struktur permodalan yang sehat dengan rasio utang yang rendah.
Meski mencatatkan laba yang meningkat,arus kas operasi pada kuartal pertama masih mencatatkan defisit sebesar Rp2,24 miliar. Hal tersebut terutama dipengaruhi oleh kebutuhan modal kerja dan pembayaran operasional selama periode berjalan.
Di sisi lain,perusahaan tetap melanjutkan investasi strategis dengan penempatan uang muka aset tetap mencapai Rp38,99 miliar yang menunjukkan komitmen perseroan dalam memperkuat kapasitas usaha ke depan.
Sebagai perusahaan pelayaran yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada November 2025, PJHB terus fokus memperkuat bisnis angkutan laut barang domestik. Dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang diperoleh pada tahun lalu menjadi salah satu modal penting untuk mendukung ekspansi dan pengembangan armada guna menangkap peluang pertumbuhan sektor logistik nasional.
Dengan pertumbuhan pendapatan yang solid,laba yang meningkat hampir 50 persen,serta posisi keuangan yang kuat,PJHB optimistis dapat mempertahankan tren kinerja positif sepanjang 2026 seiring meningkatnya kebutuhan distribusi barang dan aktivitas logistik di berbagai wilayah Indonesia.
Git-Red.










