Terasistana.id, Jakarta
BBL,
Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Pangkalpinang–Muntok, Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa tersebut langsung ditangani personel Polsek Simpang Teritip bersama Unit Laka Satlantas Polres Bangka Barat.
Kapolres AKBP Pradana Aditya Nugraha membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut dan memastikan personel di lapangan bergerak cepat melakukan penanganan serta pengamanan arus lalu lintas.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di wilayah Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip. Personel kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pengaturan arus lalu lintas agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Pradana Aditya Nugraha.
Kecelakaan bermula saat sebuah mobil Daihatsu Terios melaju dari arah Pangkalpinang menuju Muntok. Saat melintas di jalur menikung, kendaraan tersebut bertabrakan dengan truk Mitsubishi Colt Diesel yang datang dari arah berlawanan.
Usai benturan pertama, mobil Daihatsu Terios kembali tertabrak dari belakang oleh sebuah mobil Toyota Avanza yang melaju searah di belakang kendaraan tersebut.
Akibat kejadian itu, seorang pengemudi perempuan mengalami cedera ringan berupa terkilir pada bagian tangan kiri, sementara dua pengemudi lainnya tidak mengalami luka. Ketiga kendaraan mengalami kerusakan material dan telah diamankan petugas untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Bangka Barat mengimbau seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur menikung dan jalan nasional yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan cukup tinggi.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan saat melintas di tikungan, serta tetap fokus saat berkendara. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Kapolres.
Saat ini, Unit Laka Satlantas Polres Bangka Barat masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa kecelakaan tersebut.
Sar – BBL












![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)