Terasistana.id, Jakarta
JAKARTA,
30 Mei 2026 –
Head & Shoulders Indonesia resmi mengumumkan penyelenggaraan ajang lari pertamanya, Head & Shoulders Super Cool Run 2026, yang akan berlangsung pada 26 Juli 2026 di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Menghadirkan kategori 5 Kilometer dan 10 Kilometer, ajang ini menjadi bagian dari komitmen Head & Shoulders dalam mendukung gaya hidup aktif masyarakat Indonesia.
Bersamaan dengan ajang lari ini, Head & Shoulders Indonesia juga memperkenalkan varian terbarunya Head & Shoulders Super Cool
Sebagai inovasi yang dirancang untuk memberikan sensasi dingin pada kulit kepala dan melindungi dari ketombe di tengah cuaca panas.
Seiring dengan berkembangnya tren lari yang kini menjadi olahraga favorit bagi 60,6% masyarakat Indonesia, aktivitas olahraga luar ruang pun semakin menjadi bagian dari gaya hidup aktif.
Namun di tengah cuaca tropis yang panas dan lembab, kenyamanan kulit kepala sering kali menjadi tantangan yang tidak disadari karena keringat dan panas dapat memicu rasa gatal hingga ketombe yang mengganggu kenyamanan saat berolahraga.
Sebagai penggemar olahraga lari, Saranathan Ramaswamy, President Director P&G Indonesia juga melihat bagaimana semangat masyarakat untuk hidup aktif terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat aktif saat ini bukan hanya terkait performa saat berolahraga, tetapi juga kenyamanan selama menjalani aktivitas luar ruang.
“Melihat semakin berkembangnya gaya hidup aktif dan tren lari di Indonesia, kami menyadari bahwa kenyamanan saat berolahraga kini menjadi kebutuhan yang semakin penting bagi masyarakat, termasuk kenyamanan kulit kepala di tengah cuaca panas dan aktivitas luar ruang.
Karena itu, Head & Shoulders Indonesia terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan gaya hidup konsumen saat ini. Melalui varian terbaru Head & Shoulders Super Cool, kami ingin menghadirkan solusi perawatan kulit kepala yang membantu masyarakat tetap nyaman dan percaya diri saat beraktivitas.
Semangat inilah yang juga mendorong kami menghadirkan Head & Shoulders Super Cool Run 2026,” ujar Saranathan Ramaswamy, President Director P&G Indonesia.
Bersama dengan inovasi tersebut, Head & Shoulders Indonesia menghadirkan Head & Shoulders Super Cool Run 2026 sebagai pengalaman berlari yang dirancang untuk membantu masyarakat tetap aktif dan percaya diri di tengah cuaca panas.
Selain menghadirkan kategori 5 Kilometer dan 10 Kilometer dengan target 2.500 peserta, acara ini juga menghadirkan Head & Shoulders Race Village yang terbuka untuk umum di area Plaza Parkir Timur GBK.
Pengunjung nantinya dapat menikmati berbagai aktivitas interaktif seperti pengalaman Scalp Check, panggung hiburan, serta berbagai kegiatan relaksasi yang dapat dinikmati bagi para pelari yang telah menyelesaikan race maupun para pengunjung.
Pendaftaran dan penjualan tiket Head & Shoulders Super Cool Run 2026 sendiri telah dibuka sejak 30 April 2026 melalui tautan pada bio akun Instagram resmi @headandshouldersid.
“Untuk mendukung kebutuhan masyarakat aktif, Head & Shoulders Indonesia memperkenalkan Head & Shoulders Super Cool dengan formula 2X Menthol yang memberikan sensasi dingin ekstra di kulit kepala, serta kandungan aktif Piroctone Olamine yang membantu menjaga kulit kepala tetap bebas ketombe selama berhari-hari, bahkan di hari tidak keramas.
Kombinasi ini membantu menjaga kepala tetap dingin, segar, dan nyaman selama beraktivitas, sehingga masyarakat dapat tetap fokus dan percaya diri meski berolahraga di tengah cuaca panas,” ujar Mikhael Hintono, Brand Director Hair Care, P&G Indonesia.
Sebagai bagian dari pembuktian langsung keunggulan produk, Head & Shoulders Indonesia menggandeng selebriti Febby Rastanty untuk membagikan perjalanannya dalam mempersiapkan diri menuju Head & Shoulders Super Cool Run 2026.
Febby juga mengikuti kegiatan “Lari Bareng Pacer” sebagai bagian dari Road to Super Cool Run 2026.
“Di tengah jadwal yang padat dan persiapan menuju Head & Shoulders Super Cool Run 2026, aku cukup sering menjalani aktivitas outdoor dan latihan lari yang bikin kulit kepala gampang terasa gerah dan berkeringat.
Saat ikut kegiatan ‘Lari Bareng Pacer’ pagi ini, aku merasa Head & Shoulders Super Cool membantu menjaga kepala tetap dingin dan nyaman selama berlari, jadi aku bisa tetap fokus dan percaya diri tanpa terganggu rasa gatal dan ketombe.
Aku semangat banget untuk terus pake Head & Shoulders Super Cool sampai nanti lari di Head & Shoulders Super Cool Run,” ujar Febby Rastanty.
Melalui Head & Shoulders Super Cool Run 2026, Head & Shoulders Indonesia ingin menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Indonesia dalam menjalani gaya hidup aktif dengan lebih nyaman, percaya diri, dan tetap fokus meski beraktivitas di tengah cuaca panas. Produk Head & Shoulders Super Cool beserta varian Head & Shoulders lainnya bisa didapatkan di berbagai supermarket, minimarket, toko kesehatan dan kecantikan, serta platform e-commerce di seluruh Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Head & Shoulders Super Cool Run 2026, ikuti akun Instagram dan TikTok resmi Head & Shoulders Indonesia melalui @headandshouldersid
Tentang Procter & Gamble
P&G adalah perusahaan barang konsumen global dan terkemuka yang telah beroperasi selama lebih dari 180 tahun, melayani kebutuhan 5 miliar konsumen di 180 negara yang mencakup kantor operasional P&G di 70 negara di seluruh dunia.
Di Indonesia, P&G berdiri sejak 1989 dan terkenal melalui beberapa merek ikonik, seperti:
Hair Care: Skin & Beauty Care:
Pantene, Head & Shoulders, Rejoice, Herbal Essences : SK-II, Olay
Fabric and Home Care: Downy, Ambi Pur
Health and Shave Care: Gillette, Oral B, Vicks, Sangobion, Neurobion, Cavit-D, Hemobion, Becombion, Iliadin
Baby and Feminine Care: Pampers, Whisper
Reni – Red








![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)



