Terasistana.id, Jakarta
Mojokerto —
Komitmen membangun generasi muda bahari yang tangguh, disiplin, dan berprestasi terus diperkuat melalui silaturahmi dan diskusi strategis antara Kolonel Mar Kakung bersama Santoso Bekti Wibowo yang berlangsung di Basecamp Jung Kwatu, Kabupaten Mojokerto.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat soliditas dan membangun kebersamaan lintas wilayah pemerintahan antara komunitas pembinaan generasi muda di Kabupaten Mojokerto dengan insan olahraga dari Kota Mojokerto, dalam semangat yang sama untuk memajukan generasi muda agar mampu berprestasi dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kedua tokoh membahas berbagai langkah strategis terkait pembinaan generasi muda, mulai dari metode pelatihan yang efektif, penguatan mental dan disiplin, hingga peluang latihan bersama sebagai bagian dari pengembangan kapasitas dan prestasi generasi muda bahari.
Kolonel Mar Kakung menegaskan bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan komitmen jangka panjang, konsistensi, dan kolaborasi berbagai elemen.
“Generasi muda bahari adalah aset masa depan bangsa. Mereka harus dibina dengan semangat disiplin, kebersamaan, nasionalisme, dan daya juang yang kuat. Jung Kwatu hadir sebagai ruang pembinaan karakter dan kepemimpinan agar lahir generasi yang siap menghadapi tantangan zaman,” tegas Kakung.
Ia juga menekankan bahwa sinergi lintas daerah dan lintas organisasi menjadi kekuatan penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Santoso Bekti Wibowo menyampaikan apresiasi terhadap semangat pembinaan yang dilakukan Jung Kwatu dalam membangun potensi generasi muda bahari.
“Apa yang dilakukan Jung Kwatu merupakan langkah positif dan visioner dalam membina generasi muda. Semangat seperti ini perlu terus diperkuat melalui kolaborasi, komunikasi, dan kegiatan bersama agar lahir generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan semangat kebangsaan,” ujar Santoso.
Pertemuan tersebut menjadi simbol bahwa pembinaan generasi muda tidak dibatasi oleh wilayah administratif, melainkan dipersatukan oleh visi bersama untuk melahirkan sumber daya manusia unggul bagi masa depan bangsa.
Di akhir kegiatan, Kakung menyampaikan harapannya agar generasi muda terus mendapatkan ruang pembinaan yang positif dan berkelanjutan.
“Harapan kami, generasi muda hari ini tumbuh menjadi pribadi yang kuat mentalnya, sehat fisiknya, luas wawasannya, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa serta lingkungan bahari. Konsistensi pembinaan adalah investasi besar untuk masa depan Indonesia,” pungkas Kakung.
Melalui semangat silaturahmi dan sinergi tersebut, Jung Kwatu Kabupaten Mojokerto bersama KONI Kota Mojokerto diharapkan dapat terus membangun kolaborasi positif dalam mendukung lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.
NP







