Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
18/04/2026.
Peran Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie,S.H.,M.H. dalam merawat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia mendapat pengakuan dari tokoh agama Khonghucu,Ws. Liem Liliany Lontoh.
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia itu bahkan dirayakan oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) di Hotel Hariston,Jakarta,sebagai bentuk penghormatan kepada beliau yang juga menjabat sebagai Ketua Kehormatan MATAKIN.”
Prof. Jimly telah berperan aktif dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Beliau tidak pernah memandang latar belakang agama,suku,atau golongan. Prinsip beliau jelas: keadilan untuk semua,”ujar Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd.,S.E.,M.Ag.,Ketua Hubungan Antar Lembaga dan Lintas Agama MATAKIN PUSAT sekaligus Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Provinsi DKI Jakarta,kepada media,di Jakarta,pada Jumat (17/04/2026).
Menurut Ws. Liem,jejak pengabdian Prof. Jimly di bidang kerukunan terlihat nyata. Saat menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia periode 2003-2008,beliau menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan bijaksana dalam menegakkan konstitusi dan hukum. “Kepemimpinan beliau selalu berpihak pada konstitusi, bukan pada kelompok tertentu. Itu yang membuat semua umat merasa dilindungi,”tegasnya.
Ws. Liem mengenang salah satu bukti nyata sikap inklusif Prof. Jimly terjadi pada 2018 di Kalijodo. Dalam acara Sahur Bersama yang dihadiri lebih dari 2000 warga,Prof. Jimly hadir memenuhi undangannya sebagai Ketua Panitia. “Beliau dengan rendah hati datang dan berbaur. Itu menunjukkan betapa beliau menghargai kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat,” kenangnya.
Sebagai Ketua Kehormatan MATAKIN, Prof. Jimly dinilai Ws. Liem selalu memberikan ruang dialog dan dukungan bagi umat Khonghucu. “Beliau adalah contoh nyata dari seorang pemimpin yang berintegritas dan berhati emas. Komitmennya terhadap kesetaraan dan kebersamaan patut diteladani,”kata Ws. Liem
“Beliau adalah contoh inspiratif bagi kita semua. Saya yakin warisan beliau akan terus hidup dan memberikan inspirasi bagi generasi-generasi mendatang,khususnya umat agama Khonghucu dan masyarakat pada umumnya,”tambah Ws. Liem.
Menutup keterangannya, Ws. Liem Lontoh menyampaikan doa di HUT ke-70 Prof. Jimly. “Selamat ulang tahun ke-70,Prof. Jimly. Semoga panjang umur,sehat selalu,dan terus berkarya untuk bangsa dan negara,” tandasnya.
Git-Red.









![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaranย Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaranย Terasistana.id Jakarta โ Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. โKami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,โ kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. โHari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,โ terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. โJadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,โ terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. โSaya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,โ tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)


