Terasistana.id Lebak – Gelombang semangat, kebanggaan, dan harapan besar membuncah di Aula DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lebak, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, dalam gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) PKB 2026, Senin (6/4/2026). Acara ini menjelma menjadi panggung kebangkitan yang sarat emosi mengikat seluruh kader dalam satu tekad besar, membawa PKB Lebak menuju puncak kejayaan.
Riuh yel-yel perjuangan menggema, tepuk tangan bersahutan, dan aura solidaritas terasa begitu kuat. Muscab kali ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi momentum konsolidasi akbar yang menegaskan bahwa PKB Lebak tengah berada di jalur kemenangan.
Di tengah atmosfer yang menggugah itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Lebak, Acep Dimyati, tampil sebagai sosok sentral yang memancarkan ketegasan sekaligus ketulusan perjuangan. Dalam pidato yang penuh energi dan emosi, ia mengajak seluruh kader mengingat kembali perjalanan panjang yang penuh tantangan.
“Kita pernah berjalan tanpa banyak fasilitas, dengan keterbatasan, bahkan keraguan dari banyak pihak. Tapi hari ini, kita menjawab semuanya dengan bukti!” tegasnya, disambut gemuruh tepuk tangan.
Acep memaparkan capaian luar biasa PKB Lebak dari 4 kursi DPRD Kabupaten menjadi 7 kursi, tetap bertahan di tingkat provinsi, hingga mencetak sejarah dengan hadirnya wakil PKB di DPR RI. Sebuah lonjakan yang menjadi bukti nyata bahwa kerja kolektif kader telah membuahkan hasil gemilang.
Tak hanya dalam ranah politik, kepemimpinan Acep juga menorehkan legacy penting melalui pembangunan Gedung DPC PKB Kabupaten Lebak yang kini berdiri megah dan representatif. Bangunan tersebut bukan sekadar fisik, tetapi simbol kebangkitan, kemandirian, dan harga diri kader PKB.
“Dulu kita tidak punya rumah. Hari ini kita berdiri dengan bangga di rumah besar perjuangan kita sendiri. Ini adalah kemenangan seluruh kader PKB Lebak!” ucapnya penuh haru.
Meski tidak hadir secara langsung, peran Ahmad Fauzi, Ketua DPW PKB Provinsi Banten sekaligus Anggota DPR RI Dapil Banten I, tetap terasa kuat dalam denyut acara. Sosoknya disebut sebagai salah satu motor penggerak yang turut mendorong kemajuan pesat PKB Lebak hingga berada pada titik saat ini.
Melalui perwakilannya, pesan dan semangat Ahmad Fauzi disampaikan kepada seluruh kader menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan terus memperjuangkan kepentingan rakyat. Bahwa capaian PKB Lebak hari ini tidak lepas dari sinergi kuat antara kepemimpinan daerah dan dukungan di tingkat provinsi maupun nasional.
Nama Ahmad Fauzi pun berkali-kali disebut dengan penuh penghormatan menjadi simbol kekuatan struktural yang menopang laju PKB Lebak agar terus melesat.
Muscab ini juga menjadi ruang penentuan arah masa depan. Empat nama kader terbaik Acep Dimyati, Ade Adriyana, Asep Awaludin, dan Rijal diajukan sebagai calon pemimpin berikutnya. Seluruhnya menunjukkan komitmen tinggi dengan menyatakan siap ditempatkan di posisi mana pun demi kepentingan partai.
Pertumbuhan kader yang signifikan dari sekitar 1.000 menjadi 80.000 anggota semakin menegaskan bahwa PKB Lebak bukan hanya besar secara struktur, tetapi juga kuat di akar rumput.
Di penghujung acara, satu pesan terasa begitu kuat menggema di hati seluruh peserta bahwa perjuangan ini belum selesai, justru baru memasuki babak yang lebih besar.
Di bawah kepemimpinan Acep Dimyati, dengan kontribusi strategis Ahmad Fauzi yang terus menguatkan dari tingkat provinsi dan nasional, PKB Lebak kini menjelma menjadi kekuatan politik yang solid, terhormat, dan siap menjemput kemenangan yang lebih gemilang.












