Tradisi Perayaan Chieng Benerupaka Simbol Penghormatan dan Kebesaran Warga Tionghoa

Terasistana.id, Jakarta

 

Sabtu 4/4/2026

Pangkalpinang,

Pangkalpinang Jepang puncak Perayaan cheng bieng masyarakat Tionghoa melaksanakan tradisi Sembayang Kubur atau disebut orang Tionghoa yaitu Ceng Ben ( qinging Jie) . Cheng Beng yang artinya adalah tradisi Tahunan Tionghoa untuk Peghormatan tuurunan Tionghoa kepada Lehilur dengan membersihkan Makan kuburan leluhur, Ching beng sendiri berarti akar sejarah yang sangat dalam yang telah dilaksanakan selama lebih 2500 tahun.

Dizaman Dinasti Tang perayaan vheeng beng semakin berkembang diselueuh dunia. Makan leluhur dibersihkan, disertai Ritual Sembayang dan juga Persembahan makanan, buah – buahan serta uang kertas dan DUPA. Untuk sembayang yang telah siapkan sebagai tanda Penghormatan.

Dengan berjalan waktu tradisi ini mulai berkembang sampai sekarang di berbagai negara yang memiliki komunitas Tionghoa termasuk di Indonesia khususnya di kepulauan Bangka Belitung yang memiliki juga sejarah panjang komunitas Tionghoa salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi adalah pemakaman perkuburan SENTOSO dikota Pangkalpinang yang lyasinya mencapai lebih 15 hektar persegi pemakaman ini telah bamyka, pada t dari generasi dulu sampai generasi sekarang Menurut tradisi Tionghoa sembayang kubur dimulai dari tanggal 26 maret 2026 selama 10 hari mereka datang sampai dari luar negeri sweta bergai daerah datang untuk pulang sembayang kubur setahun sekali.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan Aparat Kepolisian Bangka Belitung juga TNI ikut partisipasi membantu Pwngamanan dan membersihkan Ruas jalan, dan menjaga ketertiban supaya berjalan dengan tentram demi kelancaran sembayang kubur di pemakaman SENTOSA di Kota Pangkalpinang.

Dengan mengujungi pemakaman keluarga yang sudah meninggal tradisi ini juga menjadi momen yang spasial untuk berkumpul bersama seluruh anggota keluarga lainnya agar bisa meneruskan tradisi cheng beng turun menurun dari generasi ke generasi lainnya.

 Sar/Sumarno – BBL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar