Wujud Peduli,Perkumpulan Remaja Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu di Bulan Suci Ramadhan

Terasistana.id, Jakarta

Jakarta,

08/03/2026

Selama bulan Ramadhan,tradisi memberikan santunan kepada anak yatim menjadi salah satu praktik yang sangat dihargai dalam masyarakat Muslim di seluruh dunia. Santunan ini tidak hanya merupakan bentuk kepedulian terhadap kaum yang kurang beruntung, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kemurahan hati dan kedermawanan yang sangat penting dalam ajaran Islam.

Dalam suasana bulan suci ini,banyak organisasi dan individu yang aktif mengumpulkan dana dan menyelenggarakan acara khusus untuk memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Melalui santunan ini, mereka dapat merasakan kebahagiaan dan kehangatan keluarga yang mungkin tidak mereka miliki secara langsung,serta merasakan dukungan moral dari komunitas yang peduli.

Dalam rangka bulan suci Ramadhan, Perkumpulan Remaja yang tergabung dalam Komunitas Bandit Mangga Besar,Ragunan,Pasar Minggu memberikan wujud kepedulian santunan kepada anak-anak yatim, piatu wilayah sekitar. Acara yang berlangsung pada Minggu (08/03/2026) bertempat di Lahan bermain pemukiman,Jl. Syaridin,RT 004/RW 011,Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu,Jakarta Selatan.

Kegiatan santunan berjalan dengan khidmat dan tertib,di hadiri oleh Pembina perkumpulan remaja Riski Kurnia,Ustd. Fajar Abdulah sebagai penceramah (Kultum),para remaja perkumpulan,Anak-anak Yati Piatu,dan warga sekitar.

Santunan anak yatim piatu di bulan suci Ramadhan juga menciptakan ikatan sosial yang lebih kuat di antara perkumpulan remaja dan sebagai mempererat tali silaturahmi. Ketika berkumpul untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,ini tidak hanya menciptakan rasa solidaritas,tetapi juga memperkuat hubungan antarindividu dan antar warga. Semangat gotong-royong yang diwujudkan dalam memberikan santunan menciptakan atmosfer yang penuh kasih sayang dan kepedulian di tengah-tengah masyarakat.

Tidak hanya memberikan bantuan materi,santunan anak yatim di bulan suci Ramadhan juga memberikan mereka harapan dan optimisme untuk masa depan. Dengan merasakan perhatian dan dukungan dari perkumpulan remaja,anak-anak yatim ini dapat merasa dihargai dan termotivasi untuk meraih cita-cita mereka.

Ini adalah momen di mana nilai-nilai kebaikan,empati,dan solidaritas mencuat ke permukaan,memperkaya pengalaman spiritual dan sosial selama bulan suci Ramadhan.

Git-Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *