Terasistana.id, Jakarta
Pekerjaan jalan tanpa papan nama menjadi sorotan warga desa Gelam Candi setelah ditemukan proyek perbaikan di salah satu lingkungan permukiman yang dikerjakan tanpa adanya informasi resmi terkait kegiatan tersebut.
Tidak terlihat papan nama proyek yang biasanya memuat keterangan sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana pekerjaan, serta waktu pelaksanaan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat aktivitas pemasangan paving dan pengerjaan saluran air di sisi jalan lingkungan.

Material berupa tumpukan paving blok dan bata tampak berada di tepi jalan, sementara sebagian drainase sudah dicor. Namun hingga pekerjaan berjalan, tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana diatur dalam ketentuan keterbukaan informasi publik.
Sejumlah warga mengaku tidak mengetahui secara pasti proyek tersebut berasal dari anggaran mana. “Kami tidak tahu ini proyek dari desa, kecamatan, atau kabupaten. Tidak ada papan nama, jadi kami tidak bisa memastikan,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Warga menilai keberadaan papan nama proyek sangat penting sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat. Selain untuk mengetahui sumber dana, papan tersebut juga berfungsi sebagai sarana kontrol sosial agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi dan tenggat waktu yang ditetapkan.

Dari kondisi fisik di lapangan, terlihat sebagian tepi jalan telah dipasangi bata sebagai pembatas, sementara saluran air di samping rumah warga sedang dalam tahap pengerjaan. Di beberapa titik, permukaan jalan masih berupa tanah dan belum diratakan secara maksimal. Warga berharap pekerjaan dilakukan dengan kualitas baik agar tidak cepat rusak.
“Kalau memang ini proyek pemerintah, harusnya ada keterbukaan. Jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton tanpa tahu anggaran yang digunakan,” tambah warga lainnya.
Secara aturan, setiap proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah, baik APBDes, APBD kabupaten/kota, maupun provinsi, wajib memasang papan informasi proyek. Hal ini bertujuan untuk menjamin akuntabilitas serta mencegah potensi penyimpangan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi terkait mengenai proyek tersebut. Warga berharap pemerintah setempat segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Transparansi dan keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam setiap pembangunan. Dengan adanya papan nama proyek, masyarakat dapat mengetahui secara jelas siapa pelaksana pekerjaan, berapa besar anggaran yang digelontorkan, serta target waktu penyelesaian. Tanpa itu, kepercayaan publik terhadap proses pembangunan bisa saja tergerus.
Warga pun meminta agar pengawasan dari pihak terkait ditingkatkan, sehingga setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
TW












