Pangkogabwilhan I Tekankan Mitigasi Megathrust di Wilayah Rawan Gempa Bengkulu

Terasistana.id, Jakarta

 

Bengkulu,

18/02/2026.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Letjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi Ketua IKKT PWA CBS II Kogabwilhan I Ny. Ny. Mia Kunto Arief Wibowo melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0428/Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu,pada Selasa (17/02/2026).

Kedatangan rombongan Pangkogabwilhan I disambut secara resmi dan penuh hormat oleh Komandan Kodim (Dandim) 0428/Mukomuko Letkol Inf Yokki Firmansyah,didampingi Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang Lembaga Ketahanan Instansi Militer (LK I) Dim 0428 serta Koordinator Cabang Remaja (Koorcabrem) 041 Kodam XXI/Riau Ny. Nikken Yokki Firmansyah.

Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mukomuko, pejabat struktural instansi terkait, Danramil se-Kabupaten Mukomuko, seluruh personel Kodim 0428/Mukomuko, dan anggota Persit KCK.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara penyambutan resmi,sesi foto bersama,serta paparan mendalam mengenai kondisi wilayah tanggung jawab Kodim 0428/Mukomuko. Paparan mencakup aspek persiapan operasional satuan,program kegiatan yang telah dilaksanakan,hingga berbagai tantangan dalam menjaga pertahanan dan keamanan daerah.

Dalam arahannya,Letjen TNI Kunto Arief Wibowo menekankan urgensi membangun kesiapsiagaan komprehensif menghadapi ancaman gempa megathrust yang potensial mengguncang wilayah tersebut. “Kesiapsiagaan harus dibangun melalui sistem mitigasi yang kuat, kesiapan personel yang optimal,serta koordinasi terpadu antara TNI, pemerintah daerah,dan seluruh instansi terkait,”tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa wilayah barat Sumatera,termasuk Provinsi Bengkulu, berada pada zona geografis dengan potensi tektonik tinggi akibat posisinya di pertemuan lempeng tektonik. Kondisi ini menjadikan upaya mitigasi bencana sebagai prioritas yang tidak boleh diabaikan.

“Mitigasi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui tiga pilar utama: edukasi masyarakat secara masif, koordinasi erat antarlembaga,serta peningkatan kesiapan operasional satuan TNI,”tambahnya.

Letjen Kunto Arief Wibowo juga mengingatkan agar tidak pernah lelah mengingatkan masyarakat akan risiko tersebut. “Jangan pernah lelah kita mengingatkan terus-menerus,karena suatu saat bisa terjadi. Alam tidak bisa kita lawan,tapi kita bisa mengantisipasinya dengan langkah- langkah tepat dan terencana,”ujar jenderal bintang tiga itu di hadapan seluruh personel dan undangan yang hadir.

Setelah memberikan arahan serta meninjau fasilitas di Makodim 0428/Mukomuko,Pangkogabwilhan I beserta rombongan melanjutkan agenda kerja ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel),Provinsi Sumatera Barat,sebagai bagian dari rangkaian kunjungan strategis di wilayah barat Indonesia.

 

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat sipil guna menghadapi ancaman bencana alam di kawasan rawan gempa megathrust.

Git-Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *