Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
12/02/2026.
Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (ILMISPI) gelar Kongres Nasional ke IX,bertempat di Universitas Negeri Yogyakarta,Jawa Tengah,pada Senin (09/02/2026).
Kongres Nasional ke IX dilaksanakan selama lima hari pada tanggal 9 sampai 12 Februari 2026 dihadiri oleh lembaga mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Agenda kongres meliputi Opening Ceremony,seminar nasional,forum grup discussion,sidang pleno organisasi,serta forum konsolidasi nasional guna merumuskan arah gerak ILMISPI periode 2026.
Kongres Nasional menghasilkan restrukturisasi organisasi melalui pengukuhan posisi Koordinator Pusat (Koorpus) sebagai penghubung wilayah dan pusat,Kongres Nasional IX ILMISPI 2026 juga menetapkan dan mengesahkan Zufar Hafiz dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta sebagai Koordinator Pusat ILMISPI periode 2026–2028.
Terpilihnya Koordinator Pusat yang baru ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi nasional, mengintegrasikan kerja-kerja wilayah, serta mendorong ILMISPI menjadi organisasi mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang solid,progresif,dan responsif terhadap persoalan kebangsaan.
Anggota ILMISPI Peserta Kongres Nasional ILMISPI Ke-IX 2026 juga melaksanakan Konsolidasi Nasional guna membaca Situasi Nasional dan Penentuan Arah Gerak ILMISPI selalu berpihak pada rakyat.
Beberapa ISU yang menjadi Pembahasan dalam Konsolidasi Nasional ILMISPI meliputi krisis ekologi dan lingkungan hidup, pendidikan dan kesejahteraan sosial, ketenagakerjaan dan perlindungan buruh,reformasi kepolisian dan pengembalian TNI ke barak,serta pembahasan Undang-Undang Pemilu dan Partai Politik dalam rangka penguatan demokrasi substantif.
Kongres menyerukan kepada seluruh lembaga anggota untuk mengawal isu-isu tersebut melalui kerja-kerja keorganisasian,advokasi kebijakan, dan pengorganisiran basis massa mahasiswa secara terkoordinasi di tingkat regional maupun nasional. Sehingga ILMISPI dapat menjadi lembaga yang mampu menjadi taring dalam menyelesaikan hal-hal yang substantif.
Git-rilis.












