Dewan Direksi Dan Karyawan Perumda Delta Tirta Sidoarjo Mengucapkan ” Selamat Hari Jadi Sidoarjo Ke-167 ” Sidoarjo Baik Dan BermartabatRed20 Januari 2026Jawa Timur, Nasional Terasistana.id, Jakarta Baca jugaTemui Tokoh Perempuan Jogya, Perempuan Bersinar Indonesia Perangi NarkobaPRAJURIT MARINIR INDONESIA PERDALAM TAKTIK TEMPUR DI HAWAII Dispen Kormar TNI AL (Hawaii). Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Satuan Tugas Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) Tahun Anggaran 2026 terus mengasah kemampuan tempur melalui kegiatan Subject Matter Expert (SME) di Marine Corps Base Hawaii, Amerika Serikat, Kamis (25/06/2026). Seluruh rangkaian kegiatan dikomandoi langsung oleh Komandan Pleton Marinir Rimpac 2026 Letda Marinir Wisnu Widyadhana, S.Tr.Han., guna memastikan setiap prajurit mengikuti pelajaran dengan disiplin serta memahami seluruh materi yang diberikan sebagai bekal dalam latihan berikutnya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembekalan teknis yang diberikan oleh instruktur Korps Marinir Amerika Serikat kepada seluruh peserta latihan. Materi yang disampaikan dibagi ke dalam beberapa kelompok, meliputi pengoperasian senapan mesin bantuan, mortir 60 mm, serta taktik kamuflase di medan tempur sebagai bekal menghadapi berbagai skenario latihan gabungan. Melalui materi senapan mesin bantuan, prajurit dibekali teknik penggunaan senjata secara efektif untuk memberikan daya gempur dan perlindungan kepada satuan di medan operasi. Pada materi mortir 60 mm, peserta mempelajari prosedur pengoperasian, teknik penembakan, hingga koordinasi dukungan tembakan secara cepat dan akurat. Sementara itu, materi kamuflase medan tempur menitikberatkan pada kemampuan menyamarkan personel maupun perlengkapan agar mampu mengurangi deteksi lawan dalam berbagai kondisi medan. Komandan Unsur Tugas (Dan UT) Marinir RIMPAC 2026, Letkol Marinir Huda Prawira Soemarto, S.E., M.Tr.Opsla. menegaskan bahwa Subject Matter Expert menjadi kesempatan berharga bagi prajurit Korps Marinir untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan tempur, sekaligus memperkuat interoperabilitas dengan militer negara-negara sahabat. “Pelajari setiap materi dengan sungguh-sungguh dan manfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu serta pengalaman dari para instruktur. Tunjukkan bahwa prajurit Korps Marinir Indonesia memiliki disiplin, kemampuan, dan profesionalisme yang mampu bersaing di forum latihan militer internasional. Jadikan setiap ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk mengharumkan nama Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, dan bangsa Indonesia,” tegas Dan UT. Melalui kegiatan Subject Matter Expert ini, prajurit Marinir Indonesia tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis perorangan, tetapi juga memperkuat kesiapan dalam menghadapi berbagai skenario operasi gabungan pada RIMPAC 2026. Keikutsertaan dalam latihan multilateral terbesar di dunia ini menjadi bukti komitmen Korps Marinir TNI AL dalam membangun prajurit yang profesional, adaptif, dan mampu bekerja sama dengan militer negara-negara sahabat di tingkat internasionalYan Mandenas Dorong Penguatan Pengawasan Izin Tinggal dan Aktivitas WNA di BatamTerima Gelar Adat Panglima Raja, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi Siap Junjung Tinggi Nama Baik BengkuluWujud Kebersamaan Penuh Keharmonisan,Kodim 1017/Lamandau Kembali dan Warga Binaan Nobar Sepak Bola Piala Dunia 2026DARI SABANG SAMPAI MERAUKE, PUTRA BANGSA BERSATU DI KORPS MARINIRSisi Humanis Pangkormar Letjen Mar Endi Supardi Kepada Orang Tua Siswa Prajurit Marinir Saat Berikan ArahanPELUKAN DAN AIR MATA WARNAI MOMEN SUKA CITA PARA ORANG TUA SISWA PRAJURIT KORPS MARINIRJangan LewatkanTemui Tokoh Perempuan Jogya, Perempuan Bersinar Indonesia Perangi NarkobaPRAJURIT MARINIR INDONESIA PERDALAM TAKTIK TEMPUR DI HAWAII Dispen Kormar TNI AL (Hawaii). Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Satuan Tugas Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) Tahun Anggaran 2026 terus mengasah kemampuan tempur melalui kegiatan Subject Matter Expert (SME) di Marine Corps Base Hawaii, Amerika Serikat, Kamis (25/06/2026). Seluruh rangkaian kegiatan dikomandoi langsung oleh Komandan Pleton Marinir Rimpac 2026 Letda Marinir Wisnu Widyadhana, S.Tr.Han., guna memastikan setiap prajurit mengikuti pelajaran dengan disiplin serta memahami seluruh materi yang diberikan sebagai bekal dalam latihan berikutnya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembekalan teknis yang diberikan oleh instruktur Korps Marinir Amerika Serikat kepada seluruh peserta latihan. Materi yang disampaikan dibagi ke dalam beberapa kelompok, meliputi pengoperasian senapan mesin bantuan, mortir 60 mm, serta taktik kamuflase di medan tempur sebagai bekal menghadapi berbagai skenario latihan gabungan. Melalui materi senapan mesin bantuan, prajurit dibekali teknik penggunaan senjata secara efektif untuk memberikan daya gempur dan perlindungan kepada satuan di medan operasi. Pada materi mortir 60 mm, peserta mempelajari prosedur pengoperasian, teknik penembakan, hingga koordinasi dukungan tembakan secara cepat dan akurat. Sementara itu, materi kamuflase medan tempur menitikberatkan pada kemampuan menyamarkan personel maupun perlengkapan agar mampu mengurangi deteksi lawan dalam berbagai kondisi medan. Komandan Unsur Tugas (Dan UT) Marinir RIMPAC 2026, Letkol Marinir Huda Prawira Soemarto, S.E., M.Tr.Opsla. menegaskan bahwa Subject Matter Expert menjadi kesempatan berharga bagi prajurit Korps Marinir untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan tempur, sekaligus memperkuat interoperabilitas dengan militer negara-negara sahabat. “Pelajari setiap materi dengan sungguh-sungguh dan manfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu serta pengalaman dari para instruktur. Tunjukkan bahwa prajurit Korps Marinir Indonesia memiliki disiplin, kemampuan, dan profesionalisme yang mampu bersaing di forum latihan militer internasional. Jadikan setiap ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk mengharumkan nama Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, dan bangsa Indonesia,” tegas Dan UT. Melalui kegiatan Subject Matter Expert ini, prajurit Marinir Indonesia tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis perorangan, tetapi juga memperkuat kesiapan dalam menghadapi berbagai skenario operasi gabungan pada RIMPAC 2026. Keikutsertaan dalam latihan multilateral terbesar di dunia ini menjadi bukti komitmen Korps Marinir TNI AL dalam membangun prajurit yang profesional, adaptif, dan mampu bekerja sama dengan militer negara-negara sahabat di tingkat internasionalYan Mandenas Dorong Penguatan Pengawasan Izin Tinggal dan Aktivitas WNA di BatamTerima Gelar Adat Panglima Raja, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi Siap Junjung Tinggi Nama Baik BengkuluWujud Kebersamaan Penuh Keharmonisan,Kodim 1017/Lamandau Kembali dan Warga Binaan Nobar Sepak Bola Piala Dunia 2026DARI SABANG SAMPAI MERAUKE, PUTRA BANGSA BERSATU DI KORPS MARINIR