Terasistana.id, Jakarta
Jakarta,
01/12/2025.
Suasana riang, bangga,dan penuh keakraban mewarnai Reuni dan “Temu Kangen” Sekolah Menengah Pertama Negeri 28 (SMPN 28) Jakarta, Angkatan tahun 1989 dengan tajuk “Merajut Kenangan Menjalin Silahturahmi” yang digelar di Hotel Puri Jaya,Jakarta,pada Minggu (30/11/2025).
Para alumni yang telah lama berpencar dan mempunyai kesibukan dengan profesinya masing-masing, pada acara Temu Kangen ini berkumpul dalam momentum spesial untuk mempererat kembali ikatan soliditas serta semangat persaudaraan sesama alumni SMPN 28 angkatan ’89’.
Acara reuni ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan panjang persaudaraan antar sesama alumni dengan lika-liku dan dinamika yang mewarnainya.
Dalam kesempatan Temu Kangen tersebut,turut diwarnai dengan pemilihan ketua pengurus Alumni SMPN ’28-89′ dan saudara Bardi Rosadi yang menjadi ketua panitia pada acara Temu Kangen dipilih dan dikukuhkan sebagai ketua Alumni SMPN 28’89 periode 2025-2027.
Dalam sambutannya Bardi Rosadi menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas kehadira rekan- rekan alumni SMPN 28’89 yang hadir dalam acara temu kangen ini.
“Ini menunjukkan soliditas dan rasa kepedulian untuk menjalin persaudaraan antar sesama teman semasa di bangku sekolah SMPN 28′ angkatan 1989,”ungkapnya.
“Tiga puluh enam tahun bukan waktu yang singkat. Kita telah lama berpisah dan melalui banyak tantangan kehidupan,namun semangat kepedulian dan menjaga rasa persaudaraan tetap menjadi komitmen utama,”tambahnya.
Reuni Temu kangen ini juga menjadi pengingat,bahwa kita pernah bersama dan melalui masa-masa remaja dalam tempat yang sama. Yaitu,di SMP Negeri 28 Jakarta. Oleh karenanya persaudaraan adalah kekuatan kita dalam menjalankan kehidupan yang akan datang namun tidak melupakan masa lalu kita sebagai individu (alumni) yang harus merasa peduli kepada saudara kita sesama alumni 28’89.
“Saya sebagai ketua alumni yang baru tentunya saya akan meneruskan program-program dari ketua alumni sebelumnya dan memperbaiki apa-apa yang masih kurang untuk dilakukan, dan tentunya saya juga minta support serta dukungan dari teman-teman alumni lainnya,”tutur Bardi Rosadi.
Momen haru terlihat saat pembawa acara membacakan rekan-rekan alumni SMPN 28’89 yang telah terlebih dahulu berpulang ke hadirat Allah SWT dan mendoakan mereka. Tujuan dari acara reuni ini juga menjadi dorongan untuk penyatuan kembali nilai-nilai persaudaraan serta pendewasaan cara berpikir antar sesama alumni di tengah dinamika yang terjadi sebelumnya dan berupaya untuk membuat berbagai program kerja yang bermanfaat untuk para alumni kedepannya.
Reuni “Temu Kangen SMPN 28’89” ditutup dengan saling bersalam- salaman,nyanyi bersama dan doa agar seluruh alumni SMPN 28’89 selalu diberikan kesehatan, keselamatan,dan keberkahan dalam menjalankan aktifitasnya di manapun berada.
Acara ini juga menjadi harapan untuk Muhasabah serta pendewasaan diri agar sinergi dan soliditas antar sesama pengurus keluarga besar alumni 28’89 semakin kuat dan terus hadir memberikan manfaat terbaik bagi sesama keluarga besar alumni SMPN 28’89.
Git-Pdk.










![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)

