BNN Hadirkan “BNN Digital”, Sistem Cerdas untuk Tangkal Narkoba dan Entaskan Kemiskinan

Terasistana.id Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) meluncurkan inisiatif digital baru bernama BNN Digital: Menangkal Narkoba, Mengentaskan Kemiskinan, sebuah langkah strategis yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan kolaborasi lintas lembaga untuk memperkuat upaya pemberantasan narkotika dan penanganan masalah sosial di Indonesia.

Melalui program ini, BNN membangun sistem analisis data intelijen berbasis machine learning yang mengintegrasikan berbagai sumber data penting dari Pusat Laboratorium Narkotika BNN, hasil asesmen terpadu, data narapidana narkotika, data sosial ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS), analisis transaksi keuangan dari PPATK, hingga data human intelligence (HumInt).

Sistem tersebut dirancang untuk memberikan analisis prediktif dan rekomendasi kebijakan yang dapat digunakan pimpinan dalam mengambil keputusan cepat, tepat, dan berbasis bukti.

“Kami ingin agar penegakan hukum dan intervensi sosial berbasis data dapat berjalan beriringan. Dengan sistem ini, setiap informasi dari berbagai lembaga dapat diolah menjadi wawasan intelijen yang langsung bisa ditindaklanjuti,” ujar KBP Andriansah, S.I.K., M.H., penggagas BNN Digital yang juga sebagai Penyidik Madya di Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Rabu (5/11/2025).

Andriansah menjelaskan, sistem BNN Digital mengusung tiga pendekatan utama, yaitu Predictive Policing, Response Collaborating, dan Integrated Action.
Predictive Policing digunakan untuk mendeteksi pola peredaran dan wilayah rentan narkotika.

Response Collaborating memastikan adanya aksi kolaboratif lintas lembaga berdasarkan hasil analisis.

Sementara Integrated Action menjadi tahap pelaksanaan intervensi terpadu di lapangan.
“Pendekatan ini bukan hanya soal teknologi, tapi tentang bagaimana kita membangun budaya kerja kolaboratif dan cerdas dalam menanggulangi kejahatan narkotika,” tambahnya.

Selain untuk memperkuat penegakan hukum, BNN Digital juga memiliki dampak sosial yang signifikan. Analisis data sosial ekonomi digunakan untuk memetakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba yang juga beririsan dengan kemiskinan dan pengangguran.
Dengan integrasi data lintas sektor, BNN berharap program ini dapat meningkatkan efektivitas pengungkapan jaringan narkotika sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui intervensi yang lebih tepat sasaran.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital BNN menuju lembaga yang prediktif, kolaboratif, dan terintegrasi, serta menjadi model penerapan big data dan kecerdasan buatan di sektor pemerintahan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *