Terasistana.id,Jakarta
Jakarta,
18/09/2025.
PT. Murni Sadar Tbk bangunan Rumah Sakit (RS) Murni Teguh Gama City di Jalan Boulevard Barat Daya,Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang,Sumatera Utara yang resmi dimulai pada Rabu (05/02/2025) lalu.
Kegiatan tersebut dihadiri Presiden Komisaris PT Murni Sadar Tbk Tjhin Ten Chun,Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk DR dr Mutiara,MHA,MKT, Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk dr Jong Khai,MARS,jajaran manajemen dr Sharon Hanmy Angel Mres,Wakil Direktur Medis Murni Teguh Memorial Hospital dr Bangbang Buhari MKM. Hadir juga dari pemerintahan Deliserdang yakni Plt Kadis Kesehatan Deliserdang H Khoirum Rizal ST MAP dan Kadis PMPTSP Deliserdang Drs. Hendra Wijaya.
Rumah sakit ini dibangun di lahan seluas lebih dari 2 hektare di kawasan Citraland Gamacity,Deliserdang, Sumatera Utara. RS Murni Teguh Gama City dirancang memiliki 15 lantai dengan kapasitas 1.000 tempat tidur,yang akan dibangun dalam empat tahap.
DR. dr. Mutiara,MHA.,MKT. menyampaikan bahwa proyek ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima tahun lalu,namun tertunda akibat pandemi COVID-19. “Kita bersyukur kepada Tuhan pembangunan rumah sakit ini akhirnya bisa terealisasi. RS Murni Teguh Gama City akan menyediakan fasilitas yang lebih komprehensif dalam penanganan kanker,”ujar Mutiara dikutib pada Rabu (18/09/2025).
Mutiara melanjutkan,RS Murni Teguh Gama City RS ini akan dibangun fasilitas Cyclotron dan PET Scan, teknologi medis yang berperan penting dalam diagnostik dan pengobatan nuklir,sehingga pasien bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.
Menurutnya,RS Murni Teguh di Jalan Jawa,Medan saat ini sudah penuh, sehingga rumah sakit baru ini akan membantu menampung lebih banyak pasien. Selain itu,rumah sakit ini juga akan melayani penyakit jantung, stroke,dan neurologi sebagai bagian dari ekspansi RS Murni Teguh Jalan Jawa.
Presiden Komisaris Tjhin Ten Chun berharap keberadaan rumah sakit ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekitar..”Kami menyiapkan berbagai alat kesehatan modern untuk pengobatan dan pencegahan. Dengan fasilitas skrining dini,kami berharap tingkat kesembuhan pasien akan lebih tinggi,” katanya.
Direktur Operasional dr Jong Khai MARS menambahkan,bahwa rumah sakit ini akan menjadi yang pertama di luar Pulau Jawa yang memiliki Cyclotron,mesin yang menghasilkan zat radiofarmaka untuk PET Scan.
“PET Scan dapat mendeteksi sel kanker lebih dini dan memantau pengobatan pasien. Dengan hadirnya Cyclotron,pasien dari Sumatera Utara tidak perlu lagi berobat ke luar negeri atau ke luar pulau,”jelasnya.
Selain itu,keunggulan lainnya sari RS ke-12 yang dikelola PT Murni Sadar Tbk ini adalah pelayanan kesehatan komprehensif,mulai dari gawat darurat,persalinan,pembedahan, hingga rehabilitasi. “Tenaga medis berkualifikasi tinggi dengan spesialisasi di berbagai bidang, pendekatan berbasis pasien dengan fasilitas modern yang nyaman,desain rumah sakit yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,”ujar dr Jong Khai.
Git-Red.









![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)


