Terasistana.id,Jakarta
Jakarta,
18/09/2025.
Gaya Makmur Tractor. Sebuah perusahaan terkemuka di Indonesia,spesialis menjual alat-alat berat untuk konstruksi jalan raya,perkebunan, kehutanan,pertambangan dan lain- lainnya,kembali hadir mengikuti kegiatan pameran. Kali ini adalah pameran bernama Indonesia Energi & Engineering (IEE) Series 2025,sebuah Pameran Multi-Sektor Terbesar di Asia Tenggara,yang diselenggarakan dari tanggal 17-20 September 2025 di JIExpo Kemayoran,Jakarta Pusat.
President Director (Presdir) Gaya Makmur Tractors (GMT), Rachmansyah,usai acara ceremony pembukaan stand kepada para pengunjung mengatakan,salah satu produsen alat berat XCMG itu adalah produksi alat berat nomor satu di China dan di dunia itu nomor 3,hal itu membuktikan bahwa mereka bukan ‘kaleng-kaleng,”ungkapnya.
Di Indonesia,animo penggunanya juga cukup bagus karena XCMG bukan hitungan satu atau dua tahun berada di Indonesia tapi Gaya Makmur Tractor sebagai solo distributornya itu sudah sejak tahun 2005 dan mereka tidak pernah mengganti keagenan jadi sudah 20 tahun GMT menjadi distributornya dan ini membuktikan bahwa produknya handal dan prinsiple nya juga cukup bertanggung jawab sehingga bisa berkolaborasi dengan GM Tractor hingga tahun ini sudah 20 tahun dan kita berharap akan terus berjalan hingga tahun-tahun berikut,” pungkasnya.
“Dalam tema pameran kali ini,kita banyak membawa alat-alat berat bertenaga elektric,kita berharap ke depannya pemakai alat-alat berat mulai mengalihkan alat-alat konvensional ke alat-alat electric ini demi menunjang pekerjaan karena ada AI nya,”tutur Rachmansyah.
“Salah satu keunggulan lain dari tenaga electric ini adalah lebih irit sekitar 70-80 persen perbandingannya dari alat konvensional dan pemakai- pemakai gak usah bingung lagi,kalau dulu masih ngurusin solar-solar kotor sekarang sudah tidak perlu pake solar lagi karena sudah memakai listrik,” paparnya.
Seperti diketahui GM Tractors merupakan distributor tunggal dari berbagai produsen alat alat berat dari China khususnya Xuzhou Construction Machinery Group (XCMG).
Menurut Rachmansyah,Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan oleh dunia, dan sudah selama 20 tahun GM Tractor terus berkiprah untuk dapat terus membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh dunia tersebut dalam penyediaan alat-alat berat di sekror perkebunan,kehutanan dan pertambangan.
Git-Red.









![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)


