Terasistana.id Denpasar Bali – Perkembangan teknologi yang pesat telah menciptakan perubahan global yang cepat dan sulit diprediksi. Situasi ini menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan adaptif dan berdaya saing tinggi.
Menjawab tantangan ini, PT Heksa Adhitek Wayatama (Headway) melalui platform Headwaytest.com, hadir sebagai solusi digital terintegrasi untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Berkomitmen terhadap kemajuan berkelanjutan dan kesejahteraan bersama, Headway memiliki misi untuk, Mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan profesional melalui sistem penilaian yang jujur dan valid.
Mengembangkan layanan pengujian asesmen berbasis riset dan studi kebijakan. Membangun platform digital unggul berbasis TIK untuk, Identifikasi kualifikasi SDM dan referensi kebutuhan industri secara lokal hingga global. Mendukung manajemen dan pelayanan publik secara efisien.
Tujuan Strategis Headway, Menjadi penyedia layanan terdepan dalam pengembangan SDM berbasis digital. Meningkatkan kepuasan klien melalui layanan inovatif. Memanfaatkan teknologi terkini untuk daya saing perusahaan. Meningkatkan kapasitas dan keahlian karyawan. Menjamin keamanan dan privasi data secara menyeluruh.
Dengan kantor pusat di Denpasar, Bali, dan telah memiliki NIB 0250010222424 serta TDPSE Domestik 008762.01/DJAI.PSE/12/2022, Headway terus membuktikan eksistensinya sebagai penyedia solusi pengujian digital yang cepat, berkualitas, dan terpercaya.
Keunggulan Headwaytest.com, Hasil tes real-time dan tersertifikasi. Fleksibilitas tinggi dengan akses multiplatform dan jadwal tes fleksibel. Sertifikasi elektronik inovatif dengan QR Code dan validasi wajah. Dirancang oleh tim ahli psikologi, pendidikan, dan industri. Telah digunakan oleh 50.000+ pengguna bersertifikat di 135+ kota/kabupaten.
Produk Unggulan: Test of English Proficiency (TEP) standar CEFR, dengan skor setara TOEFL/TOEIC. Test of Academic Aptitude (TAA) kombinasi MBTI, logika, numerik, dan tes kepribadian. Produk lain: JET, TOJ, BIPA, TEAP, TEPN, TEPL, TEPM, UKBI, hingga sertifikasi profesi seperti CBP & CFBM.
Ekosistem Kemitraan Strategis: HeadWay Test Center (HTC): Akses tes di berbagai wilayah dan peluang pendapatan bagi mitra. HeadWay Test Partnership (HTP): Kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi untuk evaluasi akademik.
HeadWay Test Fellowship (HTF): Kemitraan dengan dunia industri untuk efisiensi rekrutmen dan pengembangan SDM.
Headway telah aktif mendukung kesiapan SDM nasional menuju era Society 5.0, serta mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam peningkatan mutu pendidikan dan daya saing SDM nasional.
Komitmen Headway ke Depan:, Terus berinovasi dalam teknologi asesmen. Memperluas kolaborasi lintas sektor. Mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan SDM unggul dan global.












![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)