Terasistana.id,Jakarta
PONOROGO –
Dalam semangat mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial, Polres Ponorogo Polda Jatim menggelar rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi di Mapolres Ponorogo.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha yang dilangsungkan di Masjid Uswatun Hasanah.
Sholat Id diikuti oleh anggota Polres Ponorogo bersama warga sekitar yang menjadi jamaah tetap masjid tersebut.
Suasana kebersamaan begitu terasa, memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan qurban.
Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan di halaman Mapolres Ponorogo.
Daging qurban hasil penyembelihan kemudian didistribusikan kepada anggota dan warga masyarakat penerima manfaat.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.190 paket daging qurban telah dibagikan dengan tertib dan merata.

Ada hal yang menarik dalam pembagian daging korban tersebut yakni Polres Ponorogo Polda Jatim memilih daun sebagai bungkus daging.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan memilih daun untuk membungkus daging untuk mengurangi sampah plastik.
“Wujud kepedulian lingkungan, jadi kita kurangi sampah plastik yang notabene sulit terurai, ” ujar AKBP Andin, Selasa (10/6).
Ia juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran pelaksanaan kegiatan Idul Adha tahun ini.
“Hari Raya Idul Adha adalah momentum untuk menumbuhkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kapolres Ponorogo berharap bisa mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Ponorogo Kompol Gandi Darma Yudanto, S.H., S.I.K., M.H., Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Ponorogo beserta pengurus, para Pejabat Utama Polres, serta seluruh anggota Polri, PNS, dan PHL Polres Ponorogo.
Rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh makna, menandai semangat berbagi dalam momen Idul Adha yang mulia ini.
Daniel/Yunus








![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaran Terasistana.id Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. “Kami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. “Hari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,” terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,” terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. “Saya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,” tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)



