Terasistana.id, Jakarta
Bangka
Pangkalpinang –
Aliansi Yaumul Quds Bangka Babelutung 313 Menyambut Hari Yaumul Quds Se Dunia merupakan langkah tegas membela umat Islam yang berada di Palestina yang selama puluhan tahun terjajah oleh Zionis Israel dan sekutunya Sebagaimana Pasukan Badar yang jumlah 313 ; orang yang berani dalam pertempuran Hari Yaumul Quds yang dilaksanakan Jum’at terakhir di bulan Suci Ramadan ang dilaksanakan seluruh Dunia sebagai bentuk pembelaan dan dukungan kepada warga Palestina yang bertempat di simpang tujuh Kota Pangkalpinang, Jum’at ( 28/3/2025) Sore.
Wakil Ketua Aliansi Yaumul Quds Ustadz Ali Luqman Menyampaikan, Setiap Akhir Jum’at Ramadan telah menjadi satu kewajiban mengajak masyarakat jangan lupakan Palestina, sebab ritual puasa memanggi mengajak agar peka peduli kepada sesama.
* Dari Tahun 1948 Palestina tanpa hentinya dijajah, penuh kesabaran seakan merekalah yang terpilih. Kita harus menjadi yang terpanggil untuk menjelaskan duduk persoalan Palestina, bahwa kita sebagai orang yang mengaku Beragama dan seorang manusia yang Bermartabat, katanya.

Pentingnya persoalan Palestina bagi kemanusiaan khusunya bahi orang – orang yang beriman haram jika tidak perduli dan yidak mengingat Palestina.
” Bukan hanya Maqdis Sebagai Kibelat pertama Kaum Muslim ratapi sebagai Negara Yang pertama kali mengakui Indonesia Merdeka adalah Palestina , serta tidak layak kita diam saja sesuai dengan aturan Dasar Negara Kita mengharamkan penjajahan di atas muka Bumi ini, ” Tegasnya.
Satu kata yang harus lantang dan mati sekaligus bukan balangan, bahwa Zionis dan kronianya tidak layak dibiarkan hidup sebab mereka melakukan kekejian melebihi hewan. Aliansi Yaumul Quds ( Ali yaqub) mengajak masyarakat meninggalkan Produk makanan, dan jangan membeli Produk – Produk Unilever karena satu Rupiah pada Israel di Palestina.
Poin akhirnya alaiansi Yaumul Quds ( Ali Ya’wub) Bangk Belitung 313 mengajak masyarakat untuk terus berpesan kepada sesama muslim wajib hadir di tahun depan untuk hadir bersama – sama melakukan aksi pembelaan kepada saudara Muslim di Palestina.” Jelasnya.
YNT – BBL







![Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaranย Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Sinkronisasi Anggaranย Terasistana.id Jakarta โ Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk melakukan sinkronisasi kesiapan anggaran dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan TNI/Polri di daerah masing-masing. Ribka menyampaikan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rapat pimpinan telah menekankan pentingnya kesiapan pendanaan PSU. โKami sekali lagi melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi, kabupaten, kota, untuk memastikan ketersediaan dana untuk persiapan Pilkada untuk provinsi, kabupaten, dan kota,โ kata Ribka saat memimpin Rapat Kesiapan Pendanaan Pilkada pada Daerah yang Melaksanakan PSU di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dikutip dari teropongistana.com Jakarta, Selasa (4/3/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI pada Kamis (27/2/2025) lalu. Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan anggaran PSU sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. โHari ini kita hanya memastikan tingkat koordinasi kami sampai sejauh mana, kemudian sumber-sumber pembiayaannya. Mungkin nanti, besok atau lusa kita coba gelar rapat dengan pemerintah daerah setempat,โ terangnya. Lebih lanjut, Ribka menegaskan bahwa pendanaan PSU terutama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan. Anggaran dapat dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), serta sisa dana KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. โJadi yang harus kita pastikan adalah dana, penyediaan dana untuk KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan, keamanan dalam hal ini TNI dan Polri. Kemudian perubahan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah)-nya. Saya dengar kemarin ada presentasi KPU RI itu ada sisa-sisa dana di sana, ini ditambah dengan pos-pos lain,โ terangnya. Untuk memastikan kesiapan anggaran dan memperoleh pembaruan informasi, Kemendagri akan melakukan peninjauan langsung ke daerah yang menyelenggarakan PSU. Ribka menekankan, Pemda harus merasionalisasi skema pendanaan yang ada dan mengalokasikan anggaran secara efektif. โSaya pikir di [proses] efisiensi yang sekarang, barangkali mungkin ada dana-dana yang sudah tersedia. Bagaimana kita dorong teman-teman di daerah supaya mungkin bisa menggunakan dana-dana yang tidak digunakan atau kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. Nah ini yang mungkin coba kita cari skemanya,โ tandasnya. Terakhir, Ribka menegaskan, Kemendagri terus mendorong Pemda agar berkoordinasi erat dengan KPU, Bawaslu, serta TNI/Polri di daerah masing-masing guna memastikan pendanaan PSU berjalan sesuai ketentuan dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).](https://terasistana.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0107-300x178.jpg)



